Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL imbang 1-1 antara Inter Milan dan Atalanta di San Siro menyisakan ketegangan yang mendalam. Kubu Inter merasa sangat dirugikan oleh beberapa keputusan wasit Gianluca Manganiello pada menit-menit akhir pertandingan, yang memicu protes keras dari staf kepelatihan hingga berujung kartu merah bagi pelatih Cristian Chivu.
Pakar wasit DAZN, Luca Marelli, memberikan pandangannya terkait dua insiden utama yang memicu amarah Nerazzurri. Menurutnya, situasi yang terjadi di lapangan masuk ke dalam kategori subjektif.
Insiden pertama terjadi sesaat setelah Francesco Pio Esposito membawa Inter unggul. Atalanta berhasil menyamakan kedudukan melalui Nikola Krstovic, namun gol tersebut diawali momen Kamaldeen Sulemana yang merebut bola dari Denzel Dumfries di tepi kotak penalti. Kontak tersebut menyebabkan pemain asal Belanda itu tersandung dan terjatuh.
Wasit Manganiello sempat terlihat akan meniup peluit, namun ia ragu-ragu dan akhirnya mengesahkan gol tersebut. Pemeriksaan VAR yang cukup lama tetap mendukung keputusan awal wasit.
“Tidak ada kontak bawah di bagian kaki. Satu-satunya kontak adalah satu tangan yang bersandar di punggung, tetapi dia tidak terlihat mendorong,” jelas Marelli. “Dalam pandangan saya, Manganiello benar untuk membiarkan permainan berlanjut, karena kontak apa pun yang terjadi sangatlah minimal.”
Beberapa saat kemudian, Inter kembali menuntut penalti ketika Davide Frattesi mencapai bola pantul lebih dulu sebelum kakinya terkena sepatu Giorgio Scalvini. Namun, wasit kembali mengabaikan insiden tersebut dan VAR tidak menganggap perlu adanya On-Field Review.
Terkait insiden ini, Marelli menekankan bahwa penalti tidak bisa diberikan hanya karena ada sentuhan fisik semata.
“Ini adalah situasi subjektif, penalti adalah masalah serius dan tidak seharusnya diberikan untuk setiap kontak,” tambah Marelli. “Saya melihat ada kontak antara Scalvini dan Frattesi yang perlu dievaluasi, tetapi tidak ada tendangan nyata dari bek Atalanta.”
Marelli menilai bahwa meskipun wasit mungkin tidak melihat kejadian itu dengan jelas, keputusan VAR untuk tidak melakukan intervensi sudah tepat karena insiden tersebut tidak termasuk dalam kategori "kesalahan yang jelas dan nyata" (clear and obvious error).
“Ini adalah situasi yang bisa diinterpretasikan dan tentu saja semua pendapat memiliki dasar yang sah,” tutupnya.
Hasil imbang ini membuat Inter harus puas berbagi poin, sementara perdebatan mengenai kepemimpinan wasit di Serie A diprediksi akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan.( Football-Italia/Z-2)
Raffaele Palladino berterima kasih atas perjuangan berani skuad Atalanta saat menahan imbang Inter Milan. Kembalinya De Ketelaere jadi angin segar bagi La Dea.
Inter Milan gagal menjauh di puncak klasemen Serie A setelah ditahan imbang Atalanta 1-1.
Inter Milan menjamu Atalanta di San Siro. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci duel krusial Serie A 2026.
Michael Olise tampil gemilang saat Bayern Muenchen melumat Atalanta 6-1. Vincent Kompany sebut Olise punya mentalitas superstar dunia.
Muenchen tampil dominan sejak awal dan sudah membuka keunggulan pada menit ke-12 lewat gol Josip Stanisic.
Raffaele Palladino berterima kasih atas perjuangan berani skuad Atalanta saat menahan imbang Inter Milan. Kembalinya De Ketelaere jadi angin segar bagi La Dea.
Jeremie Boga kembali menjadi pahlawan kemenangan Juventus saat bertandang ke markas Udinese.
Inter Milan gagal menjauh di puncak klasemen Serie A setelah ditahan imbang Atalanta 1-1.
Matteo Politano akhirnya mencetak gol setelah 43 laga saat Napoli menumbangkan Lecce 2-1. Kevin De Bruyne dan Scott McTominay berperan krusial di Stadio Maradona.
Napoli menjamu Lecce di Serie A 2026. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci. Napoli bidik kemenangan untuk terus buru scudetto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved