Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Inter Milan berada dalam kepercayaan tinggi untuk menyelesaikan pekerjaan melawan rival sekota AC Milan di semifinal leg kedua Liga Champions Eropa, Rabu (17/5) dini hari WIB. Setelah Inter unggul 2-0 dalam pertandingan leg pertama, Derby della Madonnina kelima dan terakhir musim ini akan menentukan siapa yang akan melaju ke final bulan depan.
Inter mengawali kompetisi kasta tertinggi Eropa itu tidak cukup meyakinkan. Ketika memulai laga fase grup dengan kekalahan di kandang dari Bayern Muenchen September tahun lalu, tak ada yang membayangkan bahwa delapan bulan kemudian Nerazzurri--julukan Inter--akan berada di ambang final pertama mereka dalam lebih dari satu dekade.
Skuad asuhan Simone Inzaghi saat itu kalah 0-2 di kandang sendiri melawan Bayern yang difavoritkan lolos fase grup bersama Barcelona. Namun Inter perlahan bangkit dan berhasil mengalahkan Barcelona di kandang sendiri dan bermain imbang 3-3 di Spanyol.
Baca juga: Inter Milan Kalahkan Sassuolo di Giuseppe Meazza
Hasil itu menjadi titik balik yang memberikan keyakinan kepada Inter bahwa mereka dapat memperjuangkan gelar Eropa pertamanya sejak memenangkan Serie A liga Italia, Piala Italia, dan Liga Champions di bawah Jose Mourinho pada 2010
"Kami bekerja bersama tujuh hari seminggu, kami melewati saat-saat sulit, pekerjaan dilakukan oleh seluruh staf. Simone (Simone Inzaghi pelatih Inter) dalam banyak situasi memberi kami semangat untuk tidak menyerah, tapi kami semua saling membantu," kata asisten pelatih Inter Massimiliano Farris.
“Seperti setelah kekalahan Liga Champions melawan Bayern ketika semua orang mengira kami akan hancur. Pada saat itu Simone berkata, 'Oke, kita bisa melakukannya melawan Barcelona, ??mari kita coba.' Dan dari Barcelona, ??perjuangan di Eropa dimulai," lanjutnya.
Baca juga: AC Milan Vs Inter Milan: Dzeko dan Mkhitaryan Bawa Tim Tamu Unggul di Leg Pertama
Inter menuju pertandingan leg kedua nanti dengan modal tujuh kemenangan di semua kompetisi. Itu membuat Nerazzurri berada di ambang treble winner lagi setelah mengalahkan Milan di Piala Super Italia pada Januari lalu dan juga lolos ke final Piala Italia melawan Fiorentina akhir bulan nanti.
Ambisi itu didukung lini depan Inter yang semakin tajam. Duet Edin Dzeko dan Lautaro Martinez mendapat dukungan Romelu Lukaku yang kembali ke performa gemilangnya. Setelah absen untuk sebagian besar musim karena cedera dan tampil buruk di Piala Dunia 2022 Qatar, Lukaku perlahan berusaha kembali ke performa terbaiknya.
Striker Belgia itu telah mencetak lima gol dan tiga assist dalam enam pertandingan terakhirnya. Dua gol diantaranya dicetak dalam kemenangan 4-2 atas Sassuolo Minggu (14/5) lalu. Gol itu mengembalikan kepercayaan dirinya untuk bisa tampil di leg kedua melawan Milan. Meski belum bisa dipastikan akan diturunkan, Lukaku mengaku siap menjawab kepercayaan.
"Tentu saja setiap pemain ingin menjadi starter, tapi pelatih harus menentukan pilihannya untuk tim. Seperti yang selalu saya katakan, yang terpenting adalah Inter dan itulah mengapa saya memberikan segalanya untuk tim" kata Lukaku.
AC Milan Telan Kekalahan
Sementara itu, AC Milan justru menelan kekalahan atas Spezia dengan skor 0-2 akhir pekan lalu. Kekalahan itu jadi modal buruk I Rossoneri--julukan Milan--yang butuh dorongan mental menghadapi Inter di leg kedua.
Kendati demikian, kekuatan Milan akan bertambah dengan kehadiran Rafael Leao yang absen pada leg pertama karena cedera otot. Pemain sayap asal Portugal itu sudah kembali berlatih bersama pemain lainnya. Absennya Leao sangat terasa karena Milan gagal memberikan tekanan lini pertahanan Inter di leg pertama.
"Kami memainkan pertandingan yang bisa membuat sejarah bagi kami, kami harus percaya bahwa kami bisa mengalahkan Inter," kata pelatih AC Milan Stefano Pioli.
"Kami belum cukup baik dalam dua pertandingan terakhir kami, tapi kami bisa bermain jauh lebih baik nanti," lanjutnya.
(AFP/Z-9)
Inter Milan tampil perkasa dengan melibas 10 pemain Sassuolo. Lautaro Martinez menyamai rekor legenda klub, sementara Federico Dimarco cetak hat-trick assist.
Pada menit ke-49 laga kontra Sassuolo, sebuah suar dilemparkan dari tribun penonton Inter Milan ke arah lapangan dan meledak tepat di dekat Emil Audero.
INTER Milan memastikan tiket semifinal Coppa Italia setelah menang 2-1 dalam laga Inter vs Torino, dengan kontribusi pemain muda menjadi kunci di tengah
Kemenangan atas Torino ini menjaga harapan Inter Milan untuk meraih gelar Coppa Italia ke-10 mereka.
Simak preview lengkap perempat final Coppa Italia 2026 antara Inter Milan vs Torino. Analisis taktik, prediksi pemain, dan detail lokasi pertandingan.
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengecam keras aksi pelemparan flare oleh suporter Nerazzurri yang mengenai kiper lawan sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero.
Sejak awal Desember, Jean-Philippe Mateta tercatat baru menyumbangkan satu gol—sebuah statistik yang sangat kontras dengan ketajamannya di musim lalu.
Preview Serie A Bologna vs AC Milan 4 Februari 2026. Analisis taktik Allegri, kondisi skuad Nkunku-Loftus Cheek, dan statistik kunci di Dall'Ara.
Crystal Palace akhirnya mencapai kesepakatan krusial dengan Wolverhampton Wanderers untuk memboyong penyerang asal Norwegia, Jorgen Strand Larsen.
AS Roma dan AC Milan berbagi poin dalam duel sengit perebutan posisi papan atas Serie A. Gol Koni De Winter dibalas oleh penalti Lorenzo Pellegrini.
Aston Villa incar Ruben Loftus-Cheek dari AC Milan untuk gantikan Boubacar Kamara yang cedera. Simak detail transfer dan statistik terbarunya di sini.
AC Milan tetap menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lecce pada pekan lanjutan Liga Italia, Senin (19/1) WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved