Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Chivu: Inter Milan Sudah Memberi Segalanya Meski Tersingkir dari Liga Champions

Cahya Mulyana
25/2/2026 21:27
Chivu: Inter Milan Sudah Memberi Segalanya Meski Tersingkir dari Liga Champions
Para pemain Inter Milan.((AFP/PIERO CRUCIATTI))

PELATIH Inter Milan Cristian Chivu menegaskan timnya telah memberikan segalanya meski harus tersingkir dari Liga Champions 2025/26 setelah kalah agregat dari Bodo/Glimt di pertandingan playoff 16 besar.

“Kami sudah mencoba segalanya. Kami menghadapi tim yang sangat terorganisir, dengan sepuluh pemain bertahan di belakang bola, dan semakin lama kami tidak mampu mencetak gol, mereka semakin percaya diri. Saya tidak bisa menyalahkan para pemain, mereka sudah memberikan segalanya,” kata Chivu dikutip dari laman resmi Inter, Rabu.

Inter dipastikan angkat kaki setelah menelan kekalahan 1-2 pada leg kedua playoff babak 16 besar di Stadion San Siro, Rabu dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Nerazzurri kalah agregat 2-5 setelah sebelumnya juga tumbang pada leg pertama.

Dua gol tim tamu pada leg kedua dicetak oleh Jens Hauge dan Hakom Evjen, sementara Inter hanya mampu membalas melalui Alessandro Bastoni pada 15 menit terakhir. Gol tersebut tidak cukup untuk mengubah nasib wakil Italia itu di kompetisi antarklub Eropa tersebut.

Chivu mengaku kecewa dengan hasil yang diraih, namun tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya sepanjang pertandingan.

Juru taktik asal Rumania itu menyebut skuadnya tidak mampu memecah kebuntuan pada babak pertama. Dia pun memuji Bodo/Glimt yang bermain terorganisasi dengan determinasi dan energi besar.

Menurut Chivu, Inter kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan yang tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang. Dia juga menilai tim asal Norwegia tersebut layak melaju ke babak selanjutnya karena mampu tampil konsisten dalam dua pertemuan.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan Inter di Liga Champions musim ini, setelah sebelumnya menargetkan langkah lebih jauh di kompetisi tersebut.

Gelandang Inter Nicolo Barella juga mengakui keunggulan lawan dan menilai timnya harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi domestik.

“Saya rasa mereka tidak terlalu banyak merepotkan kami hari ini. Kami kebobolan karena kesalahan individu, hal yang bisa terjadi dalam sepak bola. Bagian tersulit adalah membongkar pertahanan mereka, dan kami tidak mampu melakukannya. Kredit untuk Bodo, mereka memenangkan kedua pertandingan dan pantas untuk lolos. Ini mengecewakan karena, seperti yang selalu kami katakan, kami ingin bersaing di semua lini dan di setiap kompetisi,” tutur Barella.

Kekalahan itu menjadi pil pahit bagi Inter, yang begitu dominan di Liga Italia. Nerazzurri dengan koleksi 64 poinnya di klasemen sementara Liga Italia, saat ini unggul 10 poin atas pesaing terdekatnya, AC Milan. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya