Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA International Stadium (JIS) yang diresmikan tanggal 24 Juli lalu memanglah memiliki banyak kontroversi, dari sulitnya jaringan internet yang dikeluhkan Anies Baswedan hingga robohnya pagar pembatas di Tribun Zona Utara stadion tersebut.
Yang terbaru berdasarkan uji kelayakan oleh PSSI ditemukan bahwa JIS belum memenuhi standar FIFA alias belum layak untuk menggelar laga resmi dari FIFA.
Melalui hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, JIS belum memenuhi kelayakan 100% infrastruktur terutama di area drop off tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter yang menumpuk di barat utara. Bahkan melalui inspeksi ini terpantau bahwa concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribune juga perlu dilakukan kajian ulang, dan pagar perimeter di bawah concourse barat yang tidak kokoh.
Sarana dan prasarana pendukung dianggap PSSI belum memenuhi standar FIFA, hal tersebut mencakup kantung parkir kemudian transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion yang belum memenuhi standar.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyampaikan bahwa perlu dilakukannya simulasi terkait jumlah penonton di JIS, mulai dari 25% -50% -75% -100% dari perhitungan kapasitas maksimum keamanan JIS untuk menggelar sebuah laga resmi dari FIFA.
‘’Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% - 50% - 75% - 100% dari perhitungan maximum safety capacity,’’ kata Yunus.
Yunus juga menambahkan bahwa untuk stadion sebesar JIS yang begitu megah dengan daya tampung 80 ribu kursi namun JIS sendiri hanya dapat menampung sekitar 8 ribu unit kendaraan roda empat, sehingga Yunus anggap hal tersebut sangatlah riskan. Yunus juga beranggapan bahwa ketika nantinya timnas berlaga maka animo masyarakat yang datang ke stadion akan sangat tinggi.
Akses pintu masuk stadion yang hanya ada satu pintu tersebut pun dianggap mengkhawatirkan karena jika nantinya penonton keluar acara bersamaan maka akan memakan waktu yang lama.
''Di samping itu terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk, bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur . Nah kalau kita paksakan pasti akan menjadi catalan FIFA,’’ ujar Yunus. (OL-4)
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved