Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEP Guardiola dan Juergen Klopp berjabat tangan setelah peluit panjang pertandingan Manchester City dan Liverpool pada pekan ke-31 Liga Premier, Minggu (10/4) malam WIB, dibunyikan dengan skor akhir 2-2. Kedua pelatih semringah menandakan mereka puas atas hasil tersebut.
Dua juru taktik itu saling menghormati satu sama lain dan kemudian memuji satu sama lain atas duel sengit untuk memperebutkan gelar Liga Primer Inggris musim ini.
Hasil tersebut mengakhiri 10 kemenangan beruntun Liverpool di liga dan membuat Man City tetap di posisi puncak dengan 74 poin, unggul satu poin dari The Reds dengan tujuh pertandingan tersisa musim ini.
Baca juga: City dan Liverpool Imbang, Persaingan di Puncak Klasemen Terus Memanas
"Saya tidak tahu apakah Juergen menghormati saya tetapi Juergen harus tahu saya sangat menghormatinya," kata Guardiola.
"Itu adalah pertandingan sepak bola yang sesungguhnya. Jika Anda bermain untuk klub lain, kemudian menonton City vs Liverpool, saya tidak bisa berhenti terkejut. Saya menyukainya. Mari kita lanjutkan dan lihat di mana kita akan berakhir," timpal Klopp.
Intensitas tinggi permainan memang sudah diprediksi dari sebelum laga. Tipisnya jarak poin kedua tim saling melecut satu sama lain.
The Citizens unggul lebih dulu melalui gol Kevin De Bruyne di menit kelima. Namun, pada menit ke-13, Diogo Jota berhasil menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-36, Gabriel Jesus membuat Man City kembali unggul. Lagi-lagi, Liverpool membalasnya di menit ke-46 melalui gol Sadio Mane.
"Saya pikir kami bisa menggambarkan laga ini sebagai pertarungan tinju. Saat salah satu pihak meletakkan kedua tangan ke bawah untuk sesaat dan Anda mendapatkan pukulan keras. Saya menyukai banyak hal. Saya pikir kami lebih dekat dari sebelumnya," kata Klopp.
Sementara itu, Guardiola menegaskan persaingan juara Liga Primer Inggris musim ini antara timnya dan Liverpool masih terbuka. Timnya harus menghidari kekalahan untuk mempertahankan keunggulan satu poin mereka atas Liverpool.
"Tujuh pertandingan tersisa, kami harus memenangkan semuanya atau ini akan berakhir. Kami akan bermain untuk itu," kata Guardiola.
Guardiola dan Klopp telah menjadi musuh yang akrab di Bundesliga dan Liga Primer Inggris selama bertahun-tahun dan kedua manajer tahu apa yang diperlukan untuk mengalahkan satu sama lain.
"Itu adalah publisitas yang bagus untuk Liga Primer Inggris. Saya merasa kami membiarkan Liverpool (tetap) hidup, tetapi Liverpool menyenangkan untuk ditonton," kata Guardiola.
"Saya tahu ancaman mereka di depan dan betapa sulitnya mereka. Kami tampil sangat baik dan saya sangat bangga dengan tim saya. Tapi kami tahu sebelum pertandingan menang, kalah atau seri (perebutan gelar) belum berakhir," jelasnya.
Setelah pertandingan ini, Man City dijadwalkan akan menghadapi Atletico Madrid di laga leg kedua babak perempat final Liga Champions, Kamis (14/4) dini hari WIB. Hanya beberapa hari berselang mereka akan kembali menghadapi Liverpool di semifinal Piala FA.
Guardiola yakin, di Piala FA timnya akan bermain lebih baik dan menyingkirkan Liverpool.
"Mereka selalu agresif. Saya menghormatinya, tetapi dia (Klopp) tahu Sabtu depan (di semifinal Piala FA) saya akan mencoba dan mengalahkannya," pungkas Guardiola. (AFP/Eurosport/OL-1)
Madrid berada di grup berat bersama Manchester City, Juventus, Marseille, Monaco, Liverpool, Benfica dan Kairat.
Spurs tampil solid dan konsisten di kandang juara bertahan, mencatatkan kemenangan ketiga dari lima kunjungan terakhir ke Etihad.
Legenda Tottenham Hotspur, Gary Mabbutt, optimistis the Lilywhites mampu tampil kompetitif di musim ini.
Manchester City kembali memperlihatkan masalah lama mereka.
MANCHESTER City harus menelan kekalahan perdana musim ini usai dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 pada pekan kedua Liga Primer 2025-2026
Dalam empat laga kandang terakhir melawan Spurs, City hanya mampu meraih satu kemenangan.
The Reds akan menghadapi Real Madrid (H), Inter Milan (A), Atletico Madrid (H), Eintracht Frankfurt (A), PSV Eindhoven (H), Marseille (A), Qarabag (H) dan Galatasaray (A).
LIVERPOOL Satu Grup dengan Real Madrid, Inter Milan dan Atletico di Liga Champions 2025/2026. Undian fase grup Liga Champions 2025/2026 telah digelar pada Jumat (29/8) dini hari WIB
ENAM poin sempurna telah dikumpulkan Liverpool dan Arsenal di awal Liga Premier 2025/26. Keduanya akan saling berhadapan pada pekan ketiga di Anfield, Minggu (31/8).
Jadwal Liga Champions akan berlangsung dalam delapan pekan dan dimulai dengan fase liga.
Salah satu duel yang paling menyita perhatian adalah pertemuan Liverpool kontra Real Madrid di Anfield.
Hugo Ekitike mengawali kariernya di Liverpool dengan gemilang usai menorehkan tiga gol dalam tiga pertandingan sejak didatangkan dari Eintrahct Frankfurt, musim panas ini.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved