Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH AC Milan Stefano Pioli menyesali kegagalan timnya lolos ke 16 besar Liga Champions setelah kalah 1-2 dari Liverpool, Rabu (8/12) dini hari WIB. Rossoneri terlalu banyak membuat kesalahan di laga yang menjadi penentu.
Rossoneri membutuhkan keajaiban di laga terakhir untuk bisa lolos ke 16 besar. Selain harus menang, duel Porto vs Atletico Madrid juga harus berakhir imbang.
AC Milan mengawali laga kontra Liverpool dengan baik. Mereka unggul lebih dulu lewat Fukayo Tomori. Pendukung Milan yang gembira pun dibikin gigit jari karena The Reds menyamakan kedudukan pada menit ke-36.
Baca juga: Liverpool Akhiri Kiprah AC Milan di Liga Champions
Alex Oxlade-Chamberlain membawa bola hingga ujung kotak penalti Milan sebelum melepaskan tembakan. Mike Maignan menepisnya tepat ke arah Salah yang langsung menyambar bola untuk membuat skor menjadi 1-1.
Petaka bagi Rossoneri semakin nyata setelah Divock Origi menanduk gol kedua Liverpool pada menit ke-55.
"Kami tahu grup ini sangat sulit, dan begitu juga pertandingan malam ini, tetapi sayangnya kami tidak dapat mempertahankan tempo yang cukup tinggi dan kami membuat terlalu banyak kesalahan, yang pada level ini (sangat) mahal," kata Pioli.
Pioli juga mengatakan dia menyesalkan dua laga kandang sebelumnya. Kekalahan 2-1 melawan Atletico Madrid pada pekan kedua, dan hasil imbang 1-1 melawan Porto pada pekan ke-4.
"Ada penyesalan, karena saya pikir kami pantas mendapatkan lebih, terutama melawan Atletico Madrid dan Porto di kandang. Karena itu, itu bisa terjadi pada level ini untuk skuat yang tidak berpengalaman," jelasnya.
"Kami telah melihat jenis lawan yang ada di Eropa, kualitas dan fokus yang dibutuhkan, jadi kami akan belajar dari itu. Tetapi tetap di Eropa adalah tujuan kami, namun kami akan mencoba mengambil pelajaran dari pengalaman ini dan terus berkembang," ujarnya.
Kekalahan melawan Liverpool bukan hanya membuat I Rossoneri gagal lolos ke babak 16 besar, tapi juga gagal lolos ke Liga Europa karena finis sebagai juru kunci Grup D dengan hanya mengumpulkan 4 poin saja.
Ini pertama kalinya Milan bermain di Liga Champions setelah absen selama tujuh tahun. Pioli mengakui timnya belum memiliki mentalitas dan pengalaman untuk bermain di kompetisi teratas Eropa itu.
“Saya sedikit terkejut dengan Porto, tetapi ini adalah tim yang terbiasa dengan Liga Champions, sedangkan ini adalah pertama kalinya bagi banyak dari kami, jadi kami sedikit menderita dalam hal mentalitas dan persiapan,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Liverpool Juergen Klopp bangga atas capaian anak asuhnya. Hasil ini membuat Liverpool mencetak sejarah sebagai tim pertama asal Inggris yang menyapu bersih enam pertandingan fase grup dengan kemenangan.
Klopp mengatakan, sebelum pertandingan ia ingin memenangkan pertandingan. Namun banyak orang tak memercayainya. Sebab, Liverpool turun dengan sejumlah pemain yang biasa menghuni bangku cadangan. Apalagi, tidak ada yang dipertaruhkan Liverpool yang sudah pasti lolos ke 16 besar sebagai juara grup.
"Apa yang dilakukan para pemain malam ini, saya sangat bangga. Ini pertandingan yang luar biasa. Saya sangat senang dengan banyak hal yang saya lihat malam ini," kata Klopp.
"Kami memenangkan pertandingan dan performanya benar-benar luar biasa. Memiliki 21 tembakan, begitu banyak situasi di mana kami bermain luar biasa baik, dan bertahan dengan semangat dan terorganisasi," jelasnya. (Skysports/OL-1)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan komentar tajam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Man City vs Liverpool yang berakhir dramatis dengan skor 2-1 di Anfield
Manchester City menjaga asa mempertahankan gelar Liga Inggris setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (8/2)
Manajer Liverpool Arne Slot memilih tidak mengomentari kartu merah yang diterima Dominik Szoboszlai dalam laga kontra Manchester City.
Pep Guardiola menegaskan betapa sulitnya meraih kemenangan di kandang Liverpool. Laga Liverpool vs Man City berakhir dramatis dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, merefleksikan kekalahan menyakitkan dari Manchester City di Anfield.
Manchester City akhirnya menang di Anfield di hadapan penonton untuk pertama kalinya sejak 2003. Simak reaksi Marc Guehi dan drama penalti Erling Haaland.
Sejak awal Desember, Jean-Philippe Mateta tercatat baru menyumbangkan satu gol—sebuah statistik yang sangat kontras dengan ketajamannya di musim lalu.
Preview Serie A Bologna vs AC Milan 4 Februari 2026. Analisis taktik Allegri, kondisi skuad Nkunku-Loftus Cheek, dan statistik kunci di Dall'Ara.
Crystal Palace akhirnya mencapai kesepakatan krusial dengan Wolverhampton Wanderers untuk memboyong penyerang asal Norwegia, Jorgen Strand Larsen.
AS Roma dan AC Milan berbagi poin dalam duel sengit perebutan posisi papan atas Serie A. Gol Koni De Winter dibalas oleh penalti Lorenzo Pellegrini.
Aston Villa incar Ruben Loftus-Cheek dari AC Milan untuk gantikan Boubacar Kamara yang cedera. Simak detail transfer dan statistik terbarunya di sini.
AC Milan tetap menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lecce pada pekan lanjutan Liga Italia, Senin (19/1) WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved