Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Inter Milan Cristian Chivu mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan AC Milan setelah kalah 0-1 pada Derby Milan vs Inter della Madonnina. Namun ia menegaskan hasil tersebut tidak banyak mengubah persaingan gelar Liga Italia.
Inter sebenarnya berpeluang semakin mendekatkan diri ke gelar Serie A dalam laga tersebut. Namun kekalahan dari rival sekota membuat keunggulan mereka di puncak klasemen terpangkas dari 10 poin menjadi tujuh.
Pada pertandingan itu, Inter juga harus melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain. Marcus Thuram absen karena mengalami gejala flu, sementara Lautaro Martinez masih cedera. Kondisi tersebut membuat duet penyerang Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny yang baru dipasang belum mampu menunjukkan kerja sama yang padu.
Gol tunggal Milan tercipta setelah Inter kehilangan momentum serangan balik ketika Henrikh Mkhitaryan gagal memaksimalkan peluang. Milan kemudian mencetak gol melalui Pervis Estupinan di tiang dekat setelah menerima assist Youssouf Fofana dan mengejutkan Luis Henrique.
"Kami bermain di bawah standar pada babak pertama dengan tempo yang lambat, lalu kami kebobolan dan itu menjadi pukulan bagi kami," kata Chivu dikutip dari Football Italia.
"Kami mencoba meningkatkan tempo setelah jeda dan bermain lebih baik dalam beberapa fase, menciptakan peluang bagus melalui Dimarco. Kami mencoba segala cara untuk mengepung blok pertahanan rendah mereka, tetapi tidak mampu membongkarnya," lanjutnya.
Sebelum laga tersebut, Inter sebenarnya tidak terkalahkan di Serie A sejak pertemuan terakhir melawan Milan yang juga berakhir dengan kekalahan 0-1 pada 23 November. Dalam periode itu, Inter mencatat 14 kemenangan dan satu hasil imbang 2-2 melawan Napoli.
Namun performa mereka belakangan dinilai menurun setelah bermain imbang 0-0 melawan Como pada semifinal Coppa Italia tengah pekan lalu dan tersingkir dari Liga Champions pada babak play-off oleh klub Norwegia Bodo/Glimt.
"Kami seharusnya bisa dan harus tampil lebih baik. Para penyerang masih muda, mereka tidak melakukan apa yang biasanya kami minta, tetapi itu bukan alasan. Saya senang dengan apa yang mereka coba lakukan, mengingat hanya mereka berdua yang tersedia. Untuk dua pemain muda seperti itu, ini pengalaman yang berharga," ujar Chivu. (H-4)
Allegri mengungkapkan gol Pervis Estupinan dalam kemenangan AC Milan atas Inter Milan menilai Inter sebagai favorit kuat juara Serie A Liga Italia musim ini.
INTER Milan membuktikan ketangguhannya di kancah domestik dengan membungkam Genoa 2-0 di Liga Italia Serie A, Minggu (1/3) dan kini berada di puncak klasemen Liga Italia.
Federico Dimarco menargetkan gol cepat saat Inter Milan menghadapi Bodo/Glimt di leg kedua play-off 16 besar Liga Champions. Nerazzurri wajib menang tiga gol untuk membalikkan agregat 1-3.
AC Milan gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Como dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion San Siro, Kamis (19/2). Skor imbang 1-1 memaksa kedua tim berbagi angka
AC Milan berhasil mengamankan kemenangan telak 3-0 di Dall'Ara, dalam laga Bologna vs AC Milan untuk Serie A Liga Italia
Rekap Liga Italia pekan ke-28: Bologna kalah tipis dari Verona. Sementara itu, Lecce dan Fiorentina sukses meraih poin penting untuk menjauhi zona degradasi.
Simak statistik lengkap Jay Idzes saat Sassuolo cukur Verona 3-0. Bek Timnas Indonesia ini catatkan 100% kemenangan duel udara dan rating tinggi.
ASISTEN pelatih Napoli, Cristian Stellini, menegaskan timnya pantas meraih hasil imbang 2-2 melawan Inter Milan di Giuseppe Meazza pada Senin (12/1).
PELATIH Inter Milan Cristian Chivu menilai hasil imbang 2-2 melawan Napoli di Stadion San Siro sebagai hasil yang adil. Ia mengatakan kedua tim sama-sama tampil kuat dan berjuang hingga akhir.
Sassuolo harus puas berbagi angka dengan Parma dalam lanjutan Serie A. Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil penuh mengawal lini pertahanan Neroverdi di Mapei Stadium.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved