Kamis 21 Oktober 2021, 17:19 WIB

Bus Tim Singo Edan Dirusak, Presiden Arema FC Minta Aremania Tahan Diri

Widhoroso | Sepak Bola
Bus Tim Singo Edan Dirusak, Presiden Arema FC Minta Aremania Tahan Diri

DOK Arema FC
Bus tim Arema FC yang dirusak.

 

AREMA FC menyayangkan aksi perusakan bus milik tim Singo Edan yang dilakukan sekelompok orang Rabu (20/10) malam lalu di salah satu hotel di Yogyakarta. Perusakan diduga dilakukan oknum suporter klub lain.

Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana atau Juragan 99 merasa kecewa terhadap perlakuan yang sudah terjadi ini. Dari kejadian ini, Presiden Arema FC mengingatkan Aremania untuk tidak melakukan hal seperti ini kepada klub bola lain dan harus saling support satu sama lain.

"Mereka serang kita dengan batu, rantai gir dan kunci inggris. Dewasa dan bijak dong jadi supporter. Aremania, tunjukkan ya kita supporter yang baik!," ucap Presiden Arema FC pada akun Instagram @juragan_99.

Pasalnya, supporter salah satu klub bola Indonesia yang sudah melakukan hal anarkis ini, sudah ditangkap dan diamankan pihak yang berwajib. Presiden Arema FC amat sangat kecewa atas terjadinya kejadian ini.

"Salah satu pelaku sudah ditangkap dan diamankan. Fanatik boleh, arogan dan anarkis jangan!," ungkap Gilang.

Sedangkan media Officer Arema FC Sudarmaji menyatakan klub sangat menyayangkan kejadian tersebut karena menodai semangat kompetisi yang sedang berjalan. "Kami sangat menyayangkan, dan mengutuk kejadian tersebut karena mencederai semangat kompetisi. Arema FC akan berkirim surat ke PSSI dan LIB, agar segera menindaklanjuti supaya tidak timbul reaksi dari kejadian itu," kata Sudarmaji

Sudarmaji menjelaskan, insiden yang menyebabkan kaca bagian depan, belakang, dan samping bus itu pecah, tidak mengganggu konsentrasi tim dalam menghadapi pertandingan Liga 1 berikutnya.
 
Menyusul insiden ini, ia mengajak Aremania menahan diri dengan tidak terpancing aksi yang dilakukan oleh oknum tersebut. "Kami mengimbau kepada Aremania, pecinta Arema, di mana pun berada untuk menahan diri. Kita sangat ingin menjaga kekondusifan serta menyelamatkan kompetisi, kata Sudarmaji.
 
Arema FC menyerahkan proses hukum kepada polisi dan berharap diusut tuntas agar tidak terulang di kemudian hari. "Secara resmi kami sudah sudah melaporkan kejadian ini ke PSSI, juga ke pihak berwajib agar diproses secara hukum," kata dia.

Bus Tim Singo Edan dirusak sekelompok orang saat parkir di salah satu hotel di Yogyakarta, Rabu (20/10) malam. Bus dalam keadaan kosong karena pemain tengah beristirahat di hotel.

Bus tersebut dipergunakan Arema FC untuk bepergian ke wilayah yang melangsungkan pertandingan Liga 1, juga untuk ke tempat berlatih. Bus berwarna biru dan dilengkapi gambar singa ini baru dimiliki Arema FC pada 2021. (RO/Ant/OL-15)

 

Baca Juga

AFP/Jeff PACHOUD

Cedera Kaki, Neymar Dipastikan Absen Delapan Pekan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 30 November 2021, 12:17 WIB
Kejadian tersebut terjadi setelah dia menginjak kaki pemain St Etienne Yvann Macon yang membuatnya menjerit kesakitan sebelum dibawa...
AFP/Ina Fassbender

Leverkusen Tegaskan Tekad Pertahankan Wirtz

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 30 November 2021, 12:14 WIB
Penampilan Wirtz melesat bak meteor sejak didatangkan Leverkusen dari tim U-17 Cologne, Januari 2020...
Twitter @Liga1Match

Derita Kekalahan Beruntun, Persija Tertahan di Papan Tengah Klasemen

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 30 November 2021, 12:06 WIB
Kekalahan terakhir yang dialami tim yang diasuh Angelo Alessio itu didapat saat menghadapi Borneo FC di Stadion Moh Subroto, Magelang,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya