Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Bhayangkara FC Tekuk Sembilan Pemain Arema FC, Paul Munster: Ini Kemenangan Sulit

Basuki Eka Purnama
11/3/2026 05:57
Bhayangkara FC Tekuk Sembilan Pemain Arema FC, Paul Munster: Ini Kemenangan Sulit
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster.(ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin)

BHAYANGKARA Presisi Lampung FC sukses mengamankan poin penuh setelah menaklukkan Arema Malang dengan skor tipis 2-1 dalam laga ketat yang berlangsung di Bandarlampung, Selasa (10/3). Meski tim lawan harus bermain dengan sembilan orang, perjuangan tuan rumah untuk membalikkan keadaan tidaklah mudah.

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengakui ketangguhan Arema yang memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan. Munster menyebut bahwa sejak awal dirinya sudah mewaspadai kualitas individu dan kolektivitas tim tamu.

"Ini pertandingan yang sulit. Kami sudah tahu sejak awal bahwa Arima adalah tim yang kuat dan memiliki banyak pemain bagus, sehingga kami harus fokus seratus persen," ujar Munster usai pertandingan.

Dominasi yang Sulit Ditembus

Jalannya pertandingan sempat tidak berpihak pada tuan rumah di babak pertama. Bhayangkara tertinggal lebih dulu lewat gol Joel Vicinius yang membawa Arema memimpin 0-1. Munster mengakui anak asuhnya sempat kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan lawan dan faktor eksternal.

"Kondisi lapangan juga tidak terlalu bagus karena hujan," katanya menambahkan.

Keadaan mulai berpihak pada Bhayangkara saat Arema kehilangan dua pemainnya, Pablo Oliveira dan Dalberto, yang diganjar kartu merah oleh wasit. 

Namun, unggul jumlah pemain ternyata bukan jaminan laga menjadi mudah. Munster menekankan bahwa organisasi pertahanan Arema tetap solid meski pincang.

Bahkan dalam situasi 11 melawan sembilan pemain pun mereka tetap tidak mudah ditaklukkan. 

"Jika kami tidak fokus, mereka bisa saja menciptakan peluang," tegas Munster.

Kebangkitan di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Munster melakukan langkah cepat dengan mengevaluasi skema permainan. Perubahan taktik dalam membangun serangan terbukti efektif membongkar pertahanan rapat tim Singo Edan.

Bhayangkara akhirnya berhasil memecah kebuntuan dan membalikkan keadaan. Dua gol balasan masing-masing dicetak oleh Privat Mbarga dan Moussa Sidibe, yang mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus memastikan kemenangan bagi tuan rumah.

"Memasuki babak kedua, kami melakukan evaluasi dan perubahan taktik bagaimana membangun permainan. Akhirnya kami bisa mencetak gol dan melakukan skor balik 2-1," jelas pelatih asal Irlandia Utara tersebut.

Fokus pada Hasil Akhir

Kemenangan ini menjadi sangat emosional sekaligus krusial bagi posisi Bhayangkara di klasemen. 

Meski laga diwarnai berbagai insiden dan tensi tinggi, Munster memilih untuk mengesampingkan hal tersebut dan mengapresiasi kerja keras serta mentalitas pantang menyerah para pemainnya.

Bagi Bhayangkara, ini merupakan kemenangan kelima mereka musim ini. Hasil positif ini diharapkan menjadi momentum untuk menjaga konsistensi di laga-laga berikutnya.

"Yang paling penting adalah tiga poin. Ini kemenangan kelima kami dan tentu saja hasil yang sangat bagus bagi tim," pungkasnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya