Jumat 07 Mei 2021, 04:42 WIB

Kalah di Roma, MU ke Final Liga Europa Karena Unggul Agregat

Mediaindonesia.com | Sepak Bola
Kalah di Roma, MU ke Final Liga Europa Karena Unggul Agregat

AFP/Filippo MOnteforter
Manajer MU Ole Gunnar Solksjaer memberikan selamat ke skuadnya usai memastikan diri ke final LigaEuropa

 

MANCHESTER United tetap melangkah ke final Liga Europa walau menelan kekalahan 2-3 dari AS Roma dalam leg kedua semifinal di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Kamis waktu setempat (Jumat WIB).

MU lolos ke final dengan kemenangan agregat 8-5 atas Roma dan akan bertemu Villarreal yang sukses menyingkirkan Arsenal dalam semifinal lainnya.

Penampilan di Stadion Energa, Gdansk, Polandia, pada 26 Mei nanti, bakal menjadi partai final pertama MU sejak ditangani mantan pemainnya Ole Gunnar Solskjaer.

Keunggulan agregat 6-2 yang dimiliki tak menghentikan Solskjaer menurunkan kekuatan penuh sejak sepak mula, tetapi kiper David de Gea justru dipaksa melakukan penyelamatan gemilang saat laga belum genap berusia empat menit mementahkan penyelesaian Gianluca Mancini menyambut tendangan bebas Lorenzo Pellegrini.

De Gea kembali memperlihatkan reaksi gemilang demi menghalau umpan silang kiriman Rick Karsdorp yang sudah mengarah ke Edin Dzeko.

Pada menit ke-20, MU akhirnya menciptakan peluang mereka lewat umpan manis Fred yang berusaha diselesaikan Edinson Cavani dengan tembakan congkel melewati kiper Antonio Mirante yang keluar dari sarangnya, sayang bola masih membentur mistar gawang.

Delapan menit kemudian, Mirante melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan jarak dekat Cavani yang berusaha mengkonversi umpan terobosan Bruno Fernandes.

Pada menit ke-35, De Gea kembali melakukan aksi menawan untuk mementahkan sepakan keras jarak dekat Pellegrini menyambar bola liar hasil tembakan Dzeko.

Baca juga : Imbang di Kandang Arsenal, Villarreal ke Final Liga Europa

Empat menit kemudian justru MU yang membuka keunggulan di laga kali ini lewat sebuah serangan balik yang diakhiri tembakan keras Cavani menyambut umpan kiriman Fred dan skor 1-0 bagi tim tamu bertahan hingga turun minum.

Pertaruhan harga diri membuat Roma berusaha tampil lebih agresif di paruh kedua dan pada menit ke-57 kerja keras mereka membuahkan hasil ketika Dzeko berdiri di posisi yang tepat untuk menanduk bola tembakan voli Pedro Rodriguez.

Tiga menit berselang, Roma berbalik memimpin 2-1 atas MU setelah Pellegrini merebut bola dari penguasaan Fred lantas mengirimkannya pada Bryan Cristante yang melepaskan tembakan apik demi menaklukkan De Gea.

De Gea lantas dipaksa melakukan tiga penyelamatan gemilang beruntun demi mementahkan tembakan-tembakan yang dilepaskan Dzeko, Pedro dan Henrikh Mkhitaryan.

Cavani mencetak gol keduanya pada menit ke-68 dengan tandukan kerasnya menyambut umpan silang akurat kiriman Fernandes demi membuat kedudukan imbang 2-2.

Tuan rumah terus berusaha mencari gol lagi dan pada menit ke-83, tembakan voli Nicola Zalewski --yang baru merumput tujuh menit menggantikan Pedro-- membentur kaki Alex Telles sehingga mengecoh De Gea dan membuat Roma kembali unggul 3-2.

Kendati tak mampu mengejar marjin agregat yang sudah terlampau jauh, Roma menutup penampilan mereka di Liga Europa dengan kemenangan meyakinkan 3-2 atas MU. (Ant/OL-7)

Baca Juga

AFP/Fabrice COFFRINI

Platini akan Kembali ke Sepak Bola Sebagai Anggota FIFPRO

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 16 Juni 2021, 08:04 WIB
Platini akan mengisi posisi itu mulai November...
AFP/ALEXANDER HASSENSTEIN

Kroos Sebut Jerman Kalah karena Kurang Beruntung

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:54 WIB
"Kami memiliki peluang, bahkan tidak lebih sedikit dari yang didapat Prancis. Sayangnya laga ini ditentukan oleh gol bunuh...
Twitter @MaxMerrill_

Aksi Protes Greenpeace Sebelum Laga Jerman vs Prancis Lukai Sejumlah Pendukung

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:49 WIB
Aktivis itu terbang di atas lapangan sebelum kick-off laga Grup F dengan tulisan 'Kick out oil' terpampang di kanopi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya