Rabu 17 Maret 2021, 02:35 WIB

Zlatan Ibrahimovic Dipanggil Masuk Timnas Swedia

Mediaindonesia.com | Sepak Bola
Zlatan Ibrahimovic Dipanggil Masuk Timnas Swedia

AFP/Jonathan Nackstrand.
Zlatan Ibrahimovic.

 

PENYERANG veteran Zlatan Ibrahimovic dipanggil kembali masuk skuad tim nasional Swedia untuk kualifikasi Piala Dunia 2022. Ibrahimovic sudah tidak memperkuat negaranya sejak mengumumkan pensiun dari timnas pada 2016, tetapi namanya masuk skuad terbaru pelatih Janne Andersson.

Pemain berusia 39 tahun itu akan bergabung dengan timnas Swedia akhir bulan ini saat memulai kualifikasi Piala Dunia 2022 di Qatar. Andersson dengan senang hati menyambut mantan kapten Swedia tersebut.

Saat ditanya yang akan diberikan Ibrahimovic setelah masuk skuad terakhirnya, Selasa (16/3), Andersson menjawab, "Pertama dan terpenting, dia adalah pemain sepak bola yang sangat bagus, yang terbaik yang kami miliki di Swedia."

"Tentu saja sangat lucu dia ingin kembali. Selain apa yang bisa dia sumbangkan di lapangan, dia memiliki pengalaman yang luar biasa dan bisa berkontribusi untuk pemain lain dalam tim," tambah dia dalam laman Goal.

Ibrahimovic sendiri memastikan keputusan membatalkan pensiunnya melalui media sosial dengan mengunggah foto dirinya bermain untuk Swedia di Twitter dengan keterangan tulisan, "Kembalinya seorang dewa." (Ant/OL-14)

Baca Juga

PSSI

Timnas U-23 Tekuk Nepal 2-0

👤Ant 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:32 WIB
Indonesia membuka skor pada menit ke-55 melalui Hanis...
AFP

Haaland Digoda Tuchel, Dortmund Berang

👤Widhoroso 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 21:43 WIB
BORUSSIA Dortmund dikabarkan berang dengan deklarasi Thomas Tuchel baru-baru ini bahwa ia tertarik mendatangkan Erling Haaland ke...
Antara

Persita Tangerang Tekuk Persikabo 2-1

👤Ant 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:57 WIB
Kedua gol kemenangan tim asuhan pelatih Widodo Cahyono Putro itu diciptakan Harrison Cardoso De...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya