Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Disambut di Piala Dunia, Trump: Timnas Iran Keselamatannya Terancam

Khoerun Nadif Rahmat
13/3/2026 09:30
Disambut di Piala Dunia, Trump: Timnas Iran Keselamatannya Terancam
Ilustrasi(Antara)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan tim nasional sepak bola Iran bahwa keselamatan mereka bisa terancam jika tetap berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Utara (AS, Kanada, Meksiko).

"Tim Nasional Sepak Bola Iran disambut di Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi kehidupan dan keselamatan mereka sendiri," kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Pernyataan itu muncul hanya dua hari setelah Trump menyampaikan kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, bahwa tim Iran tetap diterima untuk berpartisipasi meski konflik di Timur Tengah masih berlangsung.

Ketegangan meningkat setelah perang yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Situasi tersebut menimbulkan keraguan terhadap partisipasi Iran di Piala Dunia yang akan berlangsung pada musim panas ini dan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Infantino sebelumnya mengatakan bahwa isu tersebut dibahas dalam pertemuannya dengan Trump di Gedung Putih awal pekan ini.

"Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran, tentu saja, disambut untuk berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat," kata Infantino setelah pertemuan pada Selasa (11/3).

Pada Desember lalu, Infantino juga membentuk penghargaan perdamaian FIFA dan menganugerahkannya kepada Trump.

Pernyataan Infantino tersebut menjadi kali pertama kepala badan sepak bola dunia itu secara terbuka menyinggung perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Dalam pekan yang sama, Trump juga menanggapi kasus para pemain sepak bola wanita Iran yang sedang berada di Australia. Ia menyerukan agar para pemain tersebut diberikan suaka.

Para pemain itu khawatir menghadapi tindakan balasan di negara asal karena tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan Piala Asia.

Pemerintah Australia kemudian menyetujui pemberian suaka kepada lima pemain yang memutuskan untuk tetap tinggal di negara tersebut. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya