Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
STRIKER Atletico Madrid Luis Suarez rupanya masih penasaran dengan alasan Barcelona melepasnya pada September tahun lalu.
Salah satu tindakan pertama Ronald Koeman sebagai pelatih baru Barcelona adalah memberi tahu Suarez tidak masuk dalam rencananya.
Pemain asal Uruguay itu mengatakan bahwa keputusan itu, dan cara mengomunikasikannya, tidak dilakukan sesuai keinginannya.
"Ketika Barca mengatakan kepada saya bahwa saya tidak ada dalam rencana mereka, itu sulit dilakukan," kata dia kepada stasiun radio Spanyol Onda Cero, Jumat (5/2).
"Saya tidak menduganya, itu adalah masa-masa sulit, terutama saat hal itu terjadi. Koeman menelepon saya dan memberi tahu bahwa saya tidak ada dalam rencananya."
"Keputusan untuk membiarkan saya pergi adalah sesuatu yang bukan hanya (Lionel) Messi tidak mengerti, tetapi banyak penggemar Barcelona juga tidak mengerti."
"Barca mengatakan kepada saya untuk tidak pergi berlatih. Namun saya mengatakan kepada mereka bahwa selama saya memiliki kontrak, saya akan tetap datang. Klub tidak memberi saya penjelasan apa pun, mereka hanya mengatakan itu terserah pelatih."
Koeman mengatakan dalam satu wawancara bahwa dia tidak menyesal membiarkan Suarez pergi meskipun sang pemain membuktikan masih sangat tajam tiap pekan.
Striker berusia 34 tahun itu telah membawa Atletico unggul 10 poin atas mantan timnya di puncak klasemen La Liga.
Selain itu, dia menjadi top skor sementara liga Spanyol dengan 14 gola dan dia menargetkan kesuksesan dalam kompetisi Eropa dan domestik.
"Ketika Barca menyatakan secara resmi bahwa saya tidak lagi diinginkan, saya mulai berbicara dengan Atletico dan Diego Simeone," kata Suarez.
"Saya senang pada bagaimana kampanye liga kami berjalan. Kami juga memiliki kerinduan ini untuk memenangkan Liga Champions, sesuatu yang belum pernah dilakukan Atleti sebelumnya." (OL-8)
Keduanya cedera setelah pertandingan sengit leg kedua Piala Raja (Copa del Rey) Barcelona vs Atletico Madrid pada Rabu.
Barcelona menang 3-0 atas Atletico Madrid di Camp Nou, namun gagal ke final Piala Raja karena kalah agregat 3-4. Simak analisis Hansi Flick di sini.
Barcelona nyaris melakukan remontada ajaib di Copa del Rey. Meski menang 3-0 atas Atletico Madrid, Blaugrana gagal melaju ke final karena kalah agregat.
Tim asuhan Hansi Flick itu memikul misi sangat sulit, namun juga sangat mungkin terjadi setelah tertinggal 0-4 dari Atletico.
Pelatih Hansi Flick menegaskan timnya harus mewujudkan sesuatu yang nyaris mustahil demi menjaga peluang mempertahankan gelar.
Barcelona butuh keajaiban di Spotify Camp Nou untuk membalikkan agregat 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey. Simak preview, lineup, dan head to head.
Barcelona menang 3-0 atas Atletico Madrid di Camp Nou, namun gagal ke final Piala Raja karena kalah agregat 3-4. Simak analisis Hansi Flick di sini.
Barcelona nyaris melakukan remontada ajaib di Copa del Rey. Meski menang 3-0 atas Atletico Madrid, Blaugrana gagal melaju ke final karena kalah agregat.
Tim asuhan Hansi Flick itu memikul misi sangat sulit, namun juga sangat mungkin terjadi setelah tertinggal 0-4 dari Atletico.
Pelatih Hansi Flick menegaskan timnya harus mewujudkan sesuatu yang nyaris mustahil demi menjaga peluang mempertahankan gelar.
Barcelona butuh keajaiban di Spotify Camp Nou untuk membalikkan agregat 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey. Simak preview, lineup, dan head to head.
Julian Alvarez mencetak gol menit ke-94 saat Atletico Madrid kalahkan Real Oviedo 1-0. Simak ulasan lengkap, statistik, dan cuplikan drama di Carlos Tartiere.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved