Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH lama Everton tidak mengangkat piala. Carlo Ancelotti datang untuk membangun kembali kebesaran The Toffees. Pelatih asal Italia itu memilih berlabuh di Everton meski banyak klub besar mengincarnya sejak secara tidak terduga dilepas oleh Napoli.
Liverpool merupakan salah satu yang sempat melirik Ancelotti. Ketika pemilik Liverpool, John W Henry, mencoba menggeser Brendan Rodgers yang tiga musim tidak memberikan gelar kepada Tim Merah, Ancelotti-lah nama yang pertama muncul dan ketika itu hendak dilepas Real Madrid.
Namun, Liverpool tidak pernah bisa mendapat kesempatan untuk membicarakan minatnya mengajak Ancelotti ke Anfield. Sampai kemudian Liverpool mengundang Juergen Klopp untuk berbicara di New York City. Akhirnya Liverpool menarik pelatih asal Jerman itu untuk menangani The Reds mulai 2015 untuk lima musim kompetisi.
Ancelotti sendiri akhirnya bergabung ke Bayern Muenchen. Sukses membawa Bayern menjadi yang terbaik di Jerman, ia pun kemudian membangun Napoli menjadi klub yang kembali disegani.
Prestasi besar Ancelotti itulah yang membuat Arsenal bersemangat untuk mendatangkannya ke London musim lalu. Namun, di luar dugaan Ancelotti memilih ke Kota Liverpool guna menangani Everton.
Setengah musim di Everton membawa banyak pelajaran bagi Ancelotti. Ia merasa tepat untuk menangani The Toffees karena besarnya bakat yang ada pada diri pemain-pemain di klub itu.
Sebut Dominic Calvert-Lewin yang merupakan ujung tombak yang bandel dan berani. Di tangan Ancelotti, ia berubah menjadi pembunuh raksasa. Hampir semua klub besar berhasil ia bobol gawangnya.
Pemain asal Brasil, Richarlison, menjadi duet Calvert-Lewin yang mematikan. Ibarat pasangan Mr&Mrs Smith yang saling bersaing, begitulah mereka berpasangan. Persaingan ketat di antara keduanya justru membuat Everton menjadi semakin produktif.
James Rodríguez
Ancelotti membiarkan kedua pemain itu bersaing dalam mencetak gol. Sebagai pengimbangnya, ia menarik pemain asal Kolombia yang dilepas oleh Real Madrid, James Rodríguez.
Sebagai bekas anak asuhnya, Ancelotti tahu benar kekuatan Rodríguez. Ia merupakan penyerang sayap yang juga sangat produktif. Aksi-aksi sering memperdaya pemain belakang lawan sehingga menjadi Ancaman yang nyata bagi tim mana pun.
Ramuan Ancelotti itu mulai terasa di awal musim kompetisi ini. Everton menjelma sebagai kekuatan yang harus diperhitungkan. Dari empat kali penampilannya di musim ini, Everton merupakan tim yang belum kehilangan angka.
Prestasi sempurna ini tentu membanggakan pendukung Everton. Apalagi pada pertandingan pembukaan di Stadion Tottenham Hotspur, mereka mampu mengandaskan tuan rumah 1-0. Inilah yang membuat the Toffees semakin percaya diri.
Dengan pola 4-3-3 yang menjadi ciri Ancelotti, Everton tampil menyerang. Inilah modal penting yang membuat mereka selalu meraih kemenangan. Trio Richarlison-Calvert-Lewin-Rodríguez menjadi trisula yang menakutkan.
Apalagi di lapangan tengah ada gelandang asal Brasil Allan yang menjadi pengatur serangan. Ia didampingi dua pekerja keras, yakni gelandang asal Benfica Portugal, Andre Gomez, dan pemain asal Prancis Abdoulaye Doucoure.
Ancelotti tidak gentar lagi untuk bermain menyerang yang menjadi fi losofi nya dalam melatih karena punya kiper andalan yang merupakan penjaga gawang utama Inggris, Jordan Pickford. Reaksi cepat Pickford membuat ia cekatan untuk menyelamatkan gawangnya.
Pickford semakin yakin karena di depannya ada rekannya di tim nasional Inggris, Michael Keane. Bersama pemain asal Kolombia Yerry Mina, mereka menjadi center back yang bisa diandalkan. Belum lagi bek kanan asal Irlandia Seamus Coleman yang tidak mengenal kompromi dan bek kiri asal Prancis, Lucas Digne.
Menjamu Liverpool
Dengan tim yang solid, wajar apabila Everton berharap untuk menggapai prestasi tinggi di musim ini. Salah satu ujian sesungguhnya yang harus mereka jalani ialah Sabtu mendatang ketika tim asuhan Ancelotti menjamu musuh bebuyutan mereka, Liverpool, di Goodison Park.
The battle of Merseyside tidak bisa dihindarkan. Ini bukan hanya perang besar untuk menentukan klub terbaik di Liverpool, melainkan juga salah satu penentu apakah kebesaran ‘si Merah’ akan bisa direbut Everton.
Bagi the Toffees, kemenangan di kandang sendiri menjadi sangat penting karena bisa menapaki jalan ke tangga juara yang diraih tetangga mereka musim lalu. Liverpool begitu digdaya sehingga tidak nyaris tidak terkalahkan. Hanya pandemi covid-19 yang menunda tim asuhan Klopp tidak cepat mengangkat piala.
Klopp telanjur menjadi pujaan The Kop. Dalam lima tahun kepemimpinannya, Klopp bisa mengubah citranya dari semula ‘diragukan’ menjadi ‘dipercaya’. Dua gelar juara Piala Champions dan Liga Inggris yang ia persembahkan membuat Klopp masuk jajaran pelatih elite Liverpool.
Dengan itulah, Liverpool memperpanjang kontrak pelatih asal Jerman itu hingga 2024. Hanya saja, perjalanan untuk mempertahankan gelar juara Liga Premier penuh dengan onak dan duri. Pekan lalu secara tidak terduga, Jordan Henderson dan kawan-kawan dihajar Aston Villa 2-7.
‘Si Merah’ yang tidak terkalahkan dan sulit untuk dijebol menjadi klub yang mudah untuk ditembus. Cederanya kiper utama Alisson Becker menambah penderitaan Liverpool. Kiper pengganti Adrian San Miguel jauh kelasnya jika di- bandingkan dengan kiper utama asal Brasil itu.
Padahal, empat pemain belakang ‘si Merah’ masih pemain yang lama. Virgil van Dijk masih didampingi Joe Gomez, Trent Alexander-Arnold, dan Andy Robertson.
Di lapangan tengah Hender- son masih bersama Georginio Wijnaldum yang belum selesai negosiasi untuk pindah ke Barcelona. Liverpool pun masih punya Fabinho atau Naby Kieta yang diandalkan untuk mengendalikan jantung permainan.
Trio penyerang pun masih tetap trio Fir-Man-Sah, yakni Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah. Rupanya ada yang salah dengan Liverpool sehingga harus terseok di musim ini. Kalau kali ini mereka sampai kalah lagi dari Everton, bisa jadi tanda-tanda bahaya bagi Juergen Klopp.
Gol tunggal Alexis Mac Allister di penghujung laga memastikan tiga poin penting bagi Liverpool dalam persaingan papan atas Liga Primer Inggris.
Pada menit ke-90+7, Alexis Mac Allister kembali membuktikan ketajamannya dengan menyambar bola rebound ke dalam gawang Nottingham Forest untuk memastikan kemenangan Liverpool.
Prediksi Nottingham Forest vs Liverpool di Premier League 2026. Misi balas dendam The Reds di City Ground dan debut kandang Vitor Pereira.
LIVERPOOL menghadapi ujian berat menjaga konsistensi saat bertandang ke markas Nottingham Forest di lanjutan Liga Inggris, Minggu (22/2), di tengah ambisi kedua tim melanjutkan kemenangan.
Alexander Isak tercatat telah melewatkan 13 pertandingan bersama Liverpool sejauh ini.
Arne Slot menekankan bahwa tanggung jawab insan sepak bola jauh lebih besar dibanding masyarakat awam dalam menangani isu diskriminasi.
Berkat kemenangan atas Everton, Manchester United naik ke peringkat empat klasemen Liga Primer Inggris dengan raihan 48 poin dari 27 laga.
Simak duel Everton menjamu Manchester United di pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026. Lihat prediksi, statistik, dan perkiraan susunan pemain sebelum kick-off.
Di bawah arahan Michael Carrick, Manchester United belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris.
Aston Villa dan Everton dilaporkan memantau situasi Harry Wilson di Fulham. Pemain Wales ini berpotensi hengkang secara gratis pada musim panas 2026.
Manchester United, Newcastle, dan Everton dikabarkan memantau situasi Liam Delap di Chelsea. Striker muda ini berpotensi dilepas pada musim panas 2026.
Manchester United dilaporkan menjadi kandidat terkuat untuk memboyong bintang Everton Iliman Ndiaye sebagai pengganti Marcus Rashford di bursa transfer 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved