Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN penyerang Villarreal Giuseppe Rossi mengungkapkan ia hampir memperkuat Barcelona era Pep Guardiola dan Juventus era Antonio Conte berkat performanya pada musim 2010/11.
Harian Marca, Minggu (26/4), melaporkan Rossi mengaku ia bahkan sudah menyepakati kontrak baru bersama Blaugrana tetapi Barcelona dan Villarreal berbeda pendapat soal harga transfernya.
"Musim 2010/11 bersama Villarreal sungguh luar biasa, boleh dibilang saya hanya kalah dari Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sehingga bisa
menarik perhatian Barcelona," kata Rossi yang kini membela klub MLS Real Salt Lake.
Baca juga: Real Madrid Siapkan Los Galaticos Era Baru
"Kontrak sudah dinegosiasikan, tetapi ada perselisihan mengenai pembayaran transfer. Villarreal meminta lebih besar dari yang mau Barcelona bayar. Seketika Barcelona mengubah obyektif mereka dan saya tidak jadi hijrah," imbuhnya.
Performa Rossi pada musim 2010/11 juga hampir saja membuat dirinya pulang ke Italia untuk bergabung dengan Juventus yang saat itu ditangani Antonio Conte.
Namun, saat Juventus melakukan penawaran, Villarreal sudah terlanjur menjual bintang mereka yang lain, Santi Cazorla, ke Malaga, sehingga memutuskan tidak menjual Rossi.
"Ketika Conte tiba di Juventus, saya juga hampir direkrut ke sana, tetapi Villarreal bilang mereka baru saja menjual Cazorla dan tidak bisa kehilangan saya juga," ujarnya.
Rossi kemudian seolah menemui nasib buruk lantaran mengalami cedera cruciate ligament pada 26 Oktober 2011 yang membuatnya absen enam bulan.
Lantas pada 13 April 2012 dalam sesi latihan acl lutut kanannya juga cedera, membuat Rossi menepi 10 bulan lagi.
Rossi akhirnya meninggalkan Villarreal pada Januari 2013 ke Fiorentina, tetapi kariernya tidak secemerlang di Yellow Submaerine.
Saat di Villarreal, Rossi mengemas 82 gol dalam 192 pertandingan. Bersama Fiorentina, kariernya mandeg dan lebih banyak dipinjamkan dalam dua musim terakhir kontraknya. (OL-1)
Analisis mendalam kegagalan taktik high line defense Hansi Flick yang membuat Barcelona menelan dua kekalahan beruntun dari Atletico Madrid dan Girona.
Barcelona gagal kembali ke puncak klasemen La Liga usai kalah dari Girona. Hansi Flick hadapi tekanan berat setelah dua kekalahan beruntun yang memicu sinyal krisis.
Akibat kekalahan dari Girona, Barcelona tertahan di peringkat kedua klasemen La Liga dengan raihan 58 poin, terpaut dua poin dari Real Madrid.
Pertandingan ini menjadi momentum bagi Barcelona untuk bangkit setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Atlético Madrid di ajang Copa del Rey.
Pertandingan ini bukan hanya kesempatan untuk kembali ke puncak klasemen, tetapi juga momen penting untuk melupakan kekalahan menyakitkan dari Atlético Madrid di ajang Copa del Rey.
Raphinha absen dalam beberapa laga terakhir, dan kehadirannya diharapkan mampu mengembalikan ketajaman lini depan Barcelona,
Juventus menghadapi Galatasaray di leg pertama playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026. Spalletti dan McKennie siap tunjukkan performa terbaik.
Prediksi laga Galatasaray vs Juventus di playoff Liga Champions 2026. Simak kondisi tim, absennya Vlahovic, dan tajamnya Victor Osimhen di RAMS Park.
Kepemimpinan wasit Federico La Penna yang dianggap merugikan Juventus dalam laga Serie A kontra Inter Milan menjadi sorotan utama.
Cristian Chivu menyoroti betapa pentingnya kemenangan atas Juventus ini untuk menghapus keraguan internal tim mengingat Inter Milan sebelumnya sulit menang melawan klub besar.
Dengan kemenangan atas Juventus, Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 61 poin, menjauh dari kejaran AC Milan.
Manchester United dilaporkan membidik bek Juventus Pierre Kalulu senilai £26 juta. Tim pemantau dikirim langsung ke laga Derby d'Italia di Milan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved