Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BEROLAHRAGA selama sepuluh menit sehari saat berada di usia paruh baya dapat membantu menjaga kesehatan otak seiring bertambahnya usia.
Dalam studi yang dipublikasikan di Neurology dan berdasarkan riset Colombia University Irving Medical Center, aktivitas fi sik yang teratur, seperti berjalan cepat, berlari, atau bersepeda, di usia paruh baya hingga kemudian hari dikaitkan dengan lebih sedikit kerusakan otak 25 tahun kemudian.
Para peneliti mempelajari 1.600 orang dengan usia rata-rata 53 tahun yang telah mengikuti lima pemeriksaan fi sik selama 25 tahun. Temuan mereka menunjukkan berolahraga dengan intensitas sedang hingga kuat yang lebih banyak di usia paruh baya memiliki efek perlindungan pada otak seiring bertambahnya usia. (Daily Mail/Nur/X-11)
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Tontonan yang diakses secara terus-menerus memicu adiksi yang membuat anak enggan berhenti menatap layar.
Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) atau cairan yang melindungi dan menjaga fungsi sistem saraf pusat bergerak menjauh dari otak.
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Kesehatan otak seharusnya dirawat sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.
Penelitian terbaru mengungkap ekspresi wajah primata dan manusia adalah tindakan terencana, bukan sekadar respons emosional otomatis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved