Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Andien Aisyah membagikan tips andalannya untuk tampil segar dan bugar meski sedang menjalani ibadah puasa dalam aktivitas sehari-hari.
"Pertama, seenteng apa puasanya itu bergantung dari apa yang kita makan. Jadi usahakan ketika berbuka, kita jangan langsung makan yang manis-manis," kata Andien, dikutip Minggu (24/3).
Andien menuturkan, ketika menjalani ibadah puasa, ada baiknya masyarakat tidak langsung mengonsumsi makanan yang tinggi gula. Upaya tersebut mencegah kadar gula dalam darah melonjak secara tiba-tiba sehingga mudah merasa ngantuk.
Baca juga : Ini Tips Lancar Berpuasa Bagi Ibu Menyusui
Disarankan ketika berbuka dahulukan memakan banyak sayur yang mengandung serat tinggi, diikuti dengan memakan makanan yang mengandung protein seperti daging ayam, sapi, atau protein nabati lainnya dan karbohidrat untuk menyeimbangkan gizi.
Begitu juga saat sahur. Menurut Andien, puasa akan jauh lebih nyaman bila sejak pagi kita sudah menghindari berbagai makanan yang tinggi tepung atau goreng-gorengan.
"Kalau bisa usahakan hindari tepung-tepungan dan goreng-gorengan karena itu bikin kita haus. Jadi, di waktu kita berbuka sampai sahur, usahakan minum 2,5 liter sampai 3 liter air putih," ujar Andien.
Baca juga : Tips Agar tidak Lemas saat Berpuasa Menurut Ahli
Kiat lain dari ibu dua anak itu adalah menjaga tubuh tetap sehat dengan berolahraga sebelum berbuka puasa.
Salah satu jenis olahraga yang Andien rutin lakukan latihan pernafasan (breathing exercise) jenis Buteyko Breathing.
Berdasarkan penjelasan Kementerian Kesehatan, melalui laman daring resminya, Buteyko Breathing adalah terapi pernafasan yang menggunakan kontrol nafas dan menahan nafas, dengan tujuan untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan yang diyakini berhubungan dengan hiperventilasi dan rendahnya karbondioksida.
Menurut Andien, latihan bernafas amat membantunya menjalankan ibadah puasa karena membantu mencegah timbulnya rasa mudah lapar lebih cepat hingga mulut kering yang mengganggu penampilan ketika berkegiatan.
"Perbanyak bernafas dengan hidung ya, secara tidak sengaja kita suka mengambil nafas dengan mulut. Itu yang membuat puasa kita hampir kepayahan, mudah lapar, mulut kering dan sebagainya," pungkas Andien. (Ant/Z-1)
Ramadan adalah momentum terbaik untuk menyatukan kembali energi kebaikan lintas angkatan.
Agar tubuh tetap bertenaga dan fokus dalam beribadah, pemenuhan gizi seimbang menjadi kunci krusial yang harus diperhatikan masyarakat.
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Bermain padel saat bulan puasa sebaiknya dilakukan dalam waktu terbatas, yakni maksimal selama 45 menit menjelang waktu berbuka.
Meskipun konsumsi kopi atau teh secara umum tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan, Ali menekankan adanya dampak turunan yang perlu diwaspadai.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved