Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

KPK OTT Bupati dan Wabup Rejang Lebong, Diduga Terima Suap Proyek Pemkab

Rahmatul Fajri
10/3/2026 14:46
KPK OTT Bupati dan Wabup Rejang Lebong, Diduga Terima Suap Proyek Pemkab
KPK melakukan OTT terhadap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong.(Dok. MetroTv)

JURU Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo menyatakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya terkait praktik suap proyek di lingkungan pemerintah kabupaten setempat.

Meski demikian, Budi belum merinci secara spesifik jenis proyek maupun total nilai uang yang diamankan sebagai barang bukti.

"Ya, ini terkait dengan proyek-proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong. Nanti kami akan update terkait proyek di dinas apa, nilainya berapa, itu akan kami sampaikan lengkap di konferensi pers," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).

Budi mengatakan sejauh ini sembilan orang termasuk Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya menjalani pemeriksaan intensif. Ia mengatakan KPK tengah mendalami keterangan sejumlah pihak untuk merekonstruksi perkara tersebut. 

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim selain mengamankan sejumlah pihak juga mengamankan barang bukti, di antaranya dokumen, barang bukti elektronik, dan juga uang tunai," katanya.

Diketahui, OTT KPK pada Senin (9/3) malam di dua lokasi berbeda, yakni Kabupaten Rejang Lebong dan Kota Bengkulu. KPK membawa sembilan orang terkait OTT tersebut, yakni Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri, serta aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta.

"Dari sembilan orang yang dibawa ke Jakarta pagi ini, terdiri dari satu Bupati, kemudian Wakil Bupati, dan juga tiga orang lainnya dari ASN di wilayah Pemkab Rejang Lebong. Kemudian empat orang lainnya adalah pihak swasta," ujar Budi. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya