Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Punya Aset Rp19 Miliar, Intip Isi LHKPN Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari

 Gana Buana
10/3/2026 14:20
Punya Aset Rp19 Miliar, Intip Isi LHKPN Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari
Terjaring OTT KPK, segini total harta kekayaan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.(MetroTv)

KABAR Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Bengkulu pada Selasa (10/3/2026) menyeret nama Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Berdasarkan penelusuran pada situs resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Fikri Thobari tercatat memiliki profil keuangan yang cukup mencolok dengan dominasi aset properti dan beban utang yang signifikan.

Dalam laporan terakhirnya per 19 Agustus 2024, total kekayaan bersih Fikri mencapai Rp19.530.683.491. Angka ini merupakan hasil penyusutan dari total aset kotor senilai Rp32,4 miliar setelah dikurangi utang sebesar Rp12,9 miliar.

Aset Tanah dan Properti Senilai Rp14,6 Miliar

Sebagai sosok yang berangkat dari latar belakang pengusaha, Fikri Thobari menempatkan sebagian besar kekayaannya pada aset tidak bergerak. Ia tercatat memiliki 14 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa titik strategis:

  • Tanah dan Bangunan di Kabupaten Kepahiang senilai Rp3,3 miliar (Aset termahal).
  • Tanah seluas 18.230 m2 di Kabupaten Rejang Lebong senilai Rp1,2 miliar.
  • Beberapa bidang tanah hasil sendiri di Kota Bengkulu dengan nilai bervariasi antara Rp200 juta hingga Rp900 juta.

Isi Garasi: Mitsubishi Pajero dan Eclipse Cross

Berbeda dengan aset tanahnya yang berderet, koleksi kendaraan Fikri Thobari tergolong ringkas namun premium. Ia melaporkan dua unit mobil pabrikan Jepang:

Unit Kendaraan

Tahun Perolehan Nilai LHKPN
Mitsubishi Eclipse Cross 2020 Rp350.000.000
Mitsubishi Pajero Sport 2021 Rp550.000.000

Utang Belasan Miliar

Satu hal yang menarik perhatian dari LHKPN Fikri Thobari adalah nilai utangnya yang mencapai Rp12.948.979.208. Angka utang ini tergolong tinggi bagi seorang kepala daerah, yang diduga berkaitan dengan ekspansi bisnis propertinya sebelum menjabat sebagai Bupati Rejang Lebong pada Februari 2025 lalu.

Hingga saat ini, tim penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terkait dugaan suap proyek infrastruktur yang melibatkan sang Bupati. Media Indonesia akan terus memperbarui informasi terkait status hukum Muhammad Fikri Thobari. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya