Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mendalami dugaan korupsi yang menjerat Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari dokumen strategis hingga uang tunai.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim selain mengamankan sejumlah pihak, juga mengamankan barang bukti, di antaranya dokumen, barang bukti elektronik, dan juga uang tunai,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).
Budi menjelaskan bahwa uang tunai yang disita merupakan mata uang rupiah. Namun, jumlah pasti dari nominal tersebut baru akan dibeberkan secara rinci dalam konferensi pers mendatang.
“Untuk uang tunai nanti kami sampaikan,” tambah Budi singkat.
Secara keseluruhan, KPK menangkap 13 orang dalam operasi senyap ini. Dari jumlah tersebut, sembilan orang di antaranya telah diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di markas antirasuah.
“Pihak-pihak saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif. Nanti kami akan sampaikan update-nya secara lengkap terkait kronologi, konstruksi, dan juga status hukum dari pihak-pihak yang diamankan,” jelasnya.
Sesuai aturan yang berlaku, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT. Pengumuman resmi mengenai status tersangka dan detail perkara akan disampaikan melalui konferensi pers resmi di Gedung Merah Putih KPK. (can)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai Rp1 miliar setelah melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Mendagri tunjuk Wabup Hendri Praja jadi Plt Bupati Rejang Lebong usai Muhammad Fikri kena OTT KPK. Roda pemerintahan dipastikan tetap berjalan.
KPK mengungkap dugaan penerimaan uang suap oleh Bupati Muhammad Fikri Thobari (MFT) yang mencapai Rp980 juta selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
KPK mengamankan uang tunai sebesar Rp756,8 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan dalam penyelidikan kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
KPK ungkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari patok fee proyek 10-15% dari total anggaran Rp91,13 Miliar di Dinas PUPRPKP.
KPK mengungkap motif di balik kasus dugaan suap ijon proyek Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari yang tertangkap saat OTT yakni ia mematok fee proyek untuk THR dan lebaran
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai penangkapan sembilan kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah belakangan ini bukan sekadar perkara hukum.
KPK mengungkap dugaan penerimaan uang suap oleh Bupati Muhammad Fikri Thobari (MFT) yang mencapai Rp980 juta selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
KPK mengamankan uang tunai sebesar Rp756,8 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan dalam penyelidikan kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan fakta terbaru terkait dugaan kasus dugaan suap Ijon proyek yang menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kronologi di balik Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, terkait kasus suap ijon proyek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved