Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno yang meninggal dunia pada usia 90 tahun. Yusril menyebut bangsa Indonesia kehilangan sosok prajurit sekaligus negarawan yang sederhana dan teguh memegang prinsip.
“Saya dan keluarga sangat berduka cita atas wafatnya Pak Try Sutrisno. Bangsa Indonesia kehilangan seorang tokoh militer sekaligus negarawan yang bersahaja, teguh dalam prinsip, dan penuh ketulusan dalam mengabdi,” ujar Yusril melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/3).
Yusril mengenang kedekatannya dengan almarhum yang telah terjalin sejak awal 1980-an, ketika Try Sutrisno menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya pada 1983. Hubungan itu berlanjut saat Yusril mulai bertugas di Sekretariat Negara pada 1993, bertepatan dengan masa awal Try menjabat sebagai Wakil Presiden RI.
“Pada masa itu, saya bertugas menyiapkan naskah-naskah kepresidenan, termasuk teks pidato Wakil Presiden, di bawah arahan Mensesneg Bapak Moerdiono. Sesekali saya bertemu dengan Pak Try. Beliau sangat baik, ramah, dan menghargai kami yang saat itu masih tergolong generasi muda,” kenangnya.
Menurut Yusril, kesan mendalam terhadap Try Sutrisno tak hanya tampak dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara, tetapi juga dalam sikap pribadinya yang sederhana dan penuh keikhlasan.
Interaksi keduanya kembali intens saat Yusril menjabat Menteri Sekretaris Negara dan mendapat penugasan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkomunikasi dengan Try terkait gagasan kembali ke UUD 1945 naskah asli.
“Beliau adalah pribadi yang ikhlas dan teguh pendirian. Dalam berbagai diskusi kebangsaan, saya melihat komitmen beliau yang kuat terhadap konstitusi dan masa depan negara. Kesederhanaan hidupnya juga sangat membekas. Saya beberapa kali berkunjung ke kediaman beliau di Menteng, dan selalu disambut dengan penuh keramahan dan kebaikan hati,” jelasnya.
Yusril menilai almarhum merupakan figur teladan yang menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak selalu diwujudkan lewat retorika besar, melainkan melalui konsistensi, integritas, dan kerendahan hati sepanjang hayat.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Kemenko Kumham Imipas, saya menyampaikan doa terbaik. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutup Yusril.
Diberitakan, Try Sutrisno meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, dan dijadwalkan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada hari yang sama. (E-3)
Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu merangkul berbagai kalangan.
Rencananya, jenazah Try akan dimakamkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) TMP Kalibata, Jakarta Selatan, siang ini.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, menyampaikan duka cita atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, yang meninggal dunia pada Senin.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Yusril menilai tragedi di Tual sebagai tindakan yang benar-benar di luar perikemanusiaan dan sangat mencederai semangat reformasi yang tengah berjalan.
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mengecam dugaan penganiayaan siswa di Tual oleh oknum Brimob dan meminta pelaku diproses pidana serta dijatuhi sanksi tegas.
Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan terdapat 54 warga negara asing (WNA) asal Iran yang tersangkut perkara hukum di Indonesia, 12 di antaranya divonis hukuman mati
Yusril Ihza Mahendra, menyatakan kasus es gabus yang melibatkan aparat penegak hukum masuk dalam pembahasan kewenangan Polri.
Yusril Ihza Mahendra menyoroti kasus tindakan aparat terhadap penjual kue es gabus yang tengah viral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved