Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

KPK Ungkap Modus Safe House untuk Penyimpanan Uang Kasus Suap Importasi Bea Cukai

Candra Yuri Nuralam
19/2/2026 17:29
KPK Ungkap Modus Safe House untuk Penyimpanan Uang Kasus Suap Importasi Bea Cukai
ilustrasi.(MI)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa para tersangka kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai menyimpan barang tidak dalam bentuk deposito, tapi ditaruh dalam safe house. Rumah aman menjadi modus baru dalam penyimpanan uang tindak pidana korupsi.

"Artinya memang modus-modus penggunaan safe house untuk penempatan uang ini masif terjadi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (19/2).

Budi menjelaskan, sudah dua safe house ditemukan penyidik dalam kasus ini. Teranyar, lima koper uang ditemukan dalam safe house di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan.

Kini, KPK tengah mendalami kepemilikan safe house itu. Termasuk, orang yang mengendalikan sampai merawat bangunan bakal didalami.

"Ini masih didalami ya. Baik dari peristiwa tangkap tangan kita juga mengamankan sejumlah barang bukti uang tunai dalam berbagai pecahan mata uang, rupiah dan juga beberapa mata uang asing yang ditemukan di safe house," ujar Budi.

KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus ini yaitu Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Rizal (RZL), Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Sispiran Subiaksono (SIS), dan Kepala Seksi Intelijen Ditjen Bea dan Cukai Orlando Hamonangan (ORL).

Lalu, Pemilik PT Blueray (BR) John Field, Ketua Tim Dokumentasi Blueray Andri (AND), dan Manager Operasional Blueray Dedy Kurniawan (DK). Mereka terseret kasus dugaan rasuah terkait importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai. (Can/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya