Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Pati, Dua Koper Dokumen Disita

Akhmad Safuan
22/1/2026 19:12
KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Pati, Dua Koper Dokumen Disita
KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Pati, Dua Koper Dokumen Disita.(Dok. MI)

PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan intensif di Kantor dan Rumah Dinas Bupati Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (22/1). Dalam aksi yang berlangsung selama kurang lebih enam jam tersebut, petugas terlihat mengangkut sejumlah barang bukti yang dikemas dalam koper dan kardus.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tim penyidik yang berjumlah belasan orang keluar dari area Pendopo Kabupaten Pati pada sore hari melalui pintu besi yang menghubungkan kantor dengan rumah dinas. Petugas yang mengenakan rompi bertuliskan KPK tampak membawa dua koper besar berwarna biru dan merah, serta satu dus air mineral yang diduga kuat berisi dokumen-dokumen penting terkait penyidikan.

Kronologi Penggeledahan di Komplek Pendopo Pati

Penggeledahan dimulai sejak pagi hari dengan pengawalan ketat dari personel kepolisian. Tim KPK menggunakan empat unit mobil dengan pelat nomor H dan AB. Setelah melakukan pemeriksaan mendalam di dua lokasi yang berada dalam satu komplek tersebut, petugas segera memasukkan barang bukti ke dalam salah satu mobil hitam yang terparkir di halaman depan pendopo.

Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pati yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi durasi pemeriksaan tersebut. "Tadi sekitar 6 jam, penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor dan rumah dinas Bupati Pati yang berada satu komplek dengan pendopo," ungkapnya.

Hingga meninggalkan lokasi, tidak ada satu pun petugas KPK yang bersedia memberikan pernyataan resmi kepada awak media mengenai detail kasus yang tengah diselidiki. Rombongan langsung bertolak meninggalkan lokasi dengan pengawalan kepolisian.

Tanggapan Pj Sekda Kabupaten Pati

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko, mengaku tidak mengetahui secara detail maksud dan tujuan kedatangan lembaga antirasuah tersebut. Teguh menyatakan bahwa dirinya tidak mendampingi proses penggeledahan karena sedang menjalankan tugas lain.

"Saya tidak tahu kegiatan apa di dalam kantor dan rumah dinas Bupati Pati itu. Setahu saya mereka masuk dan ada polisi yang berjaga di luar," ujar Teguh Widyatmoko saat dikonfirmasi.

Teguh menambahkan, ketidaktahuannya disebabkan karena pada saat yang bersamaan ia tengah memimpin rapat koordinasi dengan sejumlah dinas terkait penanganan bencana di Kabupaten Pati. "Kami sedang fokus membahas penanganan bencana, sehingga tidak terlalu memperhatikan detail kegiatan (penyidik) di sana," imbuhnya.

Dugaan Barang Bukti yang Disita

Meskipun belum ada rilis resmi dari juru bicara KPK, dua koper besar dan satu dus yang diangkut petugas disinyalir merupakan dokumen krusial dan barang bukti elektronik. Prosedur penggeledahan ini biasanya dilakukan untuk melengkapi berkas perkara atau mencari bukti tambahan dalam kasus tindak pidana korupsi yang sedang naik ke tahap penyidikan.

Kasus ini menambah daftar panjang kehadiran KPK di wilayah Jawa Tengah, dan publik kini menantikan keterangan resmi terkait status hukum maupun perkara yang menjerat lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya