Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCADITANGKAPNYA Bupati Pati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kantor Bupati Pati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Selasa, (20/1) terpantau lengang. Namun, aktivitas pemerintahan disebut tetap berjalan, tetapi suasana terlihat lebih lengang dan sepi dibandingkan biasanya.
Sekda Kabupaten Pati Teguh Widiatmoko, mengatakan pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai nasib Bupati Pati Sudewo yang terkena OTT KPK pada Senin, (19/1). Sudewo ditangkap terkait dugaan jual beli jabatan di daerahnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pati, Tri Haryama pun angkat bicara, usai diperiksa penyidik KPK selama lima jam. Ia kembali masuk kantor setelah sehari sebelumnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK sebagai saksi.
“Saya diperiksa sekitar lima jam di Polsek Sumber, Rembang, sebagai saksi. Yang ditanyakan seputar tugas saya sebagai Kepala Dispermades, khususnya terkait pengisian perangkat desa.”
Tri Haryama menyebut, dalam pemeriksaan tersebut, KPK juga memeriksa lima kepala desa dan empat camat. Namun, ia mengaku tidak mengetahui siapa saja pihak yang dibawa penyidik KPK ke Jakarta bersama Bupati Pati.
(Ant/H-3)
KPK mengungkapkan, dugaan pemerasan ini berkaitan dengan rencana pengisian 600 lebih formasi perangkat desa yang tersebar di 21 kecamatan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pemeriksaan belasan saksi, terkait kasus pemerasan dalam pengisian perangkat desa yang menjerat Bupati Pati Sudewo.
KPK kembali menggeledah lokasi di Kabupaten Pati dan mengangkut tujuh koper dari sebuah koperasi yang diduga terkait kasus Bupati Pati nonaktif Sudewo.
PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan intensif di Kantor dan Rumah Dinas Bupati Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (22/1).
Bupati Sudewo menjadi salah satu tersangka bersama tiga orang lainnya dalam kasus dugaan pemerasan untuk pengisian jabatan perangkat desa di Pati, Selasa (20/1).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati dengan menggeledah kantor dan rumah dinas Bupati Pati, Kamis (22/1) siang.
Menurutnya, untuk jabatan perangkat desa selain sekretaris, praktik suap juga marak dengan nilai ratusan juta rupiah.
KPK kembali menggeledah lokasi di Kabupaten Pati dan mengangkut tujuh koper dari sebuah koperasi yang diduga terkait kasus Bupati Pati nonaktif Sudewo.
Hak menentukan hasil akhir ini sering kali disalahgunakan untuk mengakomodasi kepentingan politik atau materiil.
Transparansi di level daerah harus ditingkatkan secara radikal melalui pembagian kewenangan yang jelas antara pusat dan daerah.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo, Senin, (19/1). Bupati Pati Sudewo terkena OTT KPK terkait dugaan jual beli jabatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved