Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

OTT Bupati Pati, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Lancar

Haryanto Mega
21/1/2026 12:15
OTT Bupati Pati, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Lancar
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen.(MI/Haryanto Mega)

WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan pelayanan publik di Kabupaten Pati tetap berjalan lancar dan kondusif pasca- Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pati Sudewo.

Sebelumnya Sudewo dicokok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam OTT yang berlangsung pada Senin (19/1). Wagub yang akrab disapa Gus Yasin tersebut mengaku mengetahui informasi OTT melalui pemberitaan media massa.

“Kami baru mendengar melalui media bahwa ada OTT terkait Bupati Pati. Kita sama-sama menunggu penjelasan resmi dari KPK,” ujar Gus Yasin saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai melantik Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (20/1).

Gus Yasin menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh langkah KPK dalam penegakan hukum serta menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

“Kita hormati proses tersebut. Selama belum ada pengumuman resmi dari KPK, kita tidak bisa berspekulasi,” tegasnya.

Atas nama Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin juga mengimbau seluruh kepala daerah di Jawa Tengah untuk menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi.

“Mari bersama-sama menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi,” lanjutnya.

Terkait penanganan banjir di Kabupaten Pati, Gus Yasin memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meskipun kepala daerahnya tengah berurusan dengan KPK. Pemerintah provinsi memastikan kebutuhan masyarakat terdampak banjir tetap tertangani.

“Pelayanan berupa pasokan makanan dan obat-obatan bagi masyarakat terdampak banjir di Pati tetap berjalan normal,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni dalam mengakses layanan pemerintah. Khusus bagi korban banjir dengan kondisi rentan seperti penyintas stroke, ibu hamil, dan lansia, akan ditangani langsung oleh petugas dari dinas kesehatan.

“Kami menegaskan agar tidak ada lagi masyarakat yang tidak tertangani terkait dampak banjir ini,” pungkasnya. (HT/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya