Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENETAPAN tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati Sudewo seusai operasi tangkap tangan (OTT) diapresiasi warga Pati. Ratusan warga Kabupaten Pati Selasa (20/1) malam berkumpul di Alun-alun Pati untuk menggelar syukuran dengan menyalakan kembang api.
Bahkan dalam waktu dekat, warga akan kembali merayakan penetapan tersangka tersebut diikuti ribuan orang. Pemantauan Media Indonesia Selasa (20/1) malam, di tengah cuaca mendung dan jalan cukup basah sehabis hujan, Alun-alun Pati tiba-tiba tampak meriah. Ratusan orang berkumpul di alun-alun yang berada di depan Pendopo Kabupaten Pati dan menyalakan kembang api hingga merubah langit menjadi terang dengan cahaya berwarna-warni.
Sorak sorai bergemuruh ketika suara letusan petasan kembang api bergema, sementara ratusan petugas kepolisian berseragam lengkap juga terlihat melakukan penjagaan ketat dengan membuat pagar betis di sepanjang pagar Pendopo Kabupaten Pati serta sebagian lainnya menyebar di seputar alun-alun.
"Kami bersyukur atas penetapan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka, kami juga memberikan apresiasi besar kepada KPK yang telah menersangkakan dan menahan Sudewo," kata Sutikno (Paijan Jawi), salah satu tokoh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Selasa (20/1) malam.
Rasa syukur atas penetapan tersangka kepada Sudewo, ungkap Sutikno, yakni dengan secara beramai-ramai dengan aksi menyalakan kembang api, sekaligus memberikan apresiasi kepada KPK yang telah mengambil langkah tegas dalam mengusut kasus dugaan jual-beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.
Bagi warga Pati penetapan tersangka kepada Sudewo, merupakan kemenangan bagi keadilan dan menyalakan kembang api ini bukan euforia tanpa makna, melainkan bentuk rasa syukur yang mendalam.
"Kami berterima kasih kepada KPK karena sudah menunjukkan kalau hukum itu memang harus adil dan tidak boleh tebang pilih," tambahnya.
Aksi menyalakam kembang api oleh warga Pati, lanjut Sutikno, merupakan bentuk penunaian janji atau nazar lama, juga sekaligus memenuhi pesan dari rekan seperjuangan Supriyono alias Botok yang saat ini masih menjalani penahanan di Kejaksaan Negeri Pati sebagai terdakwa atas kasus pemblokiran Jalan Pantura saat berunjuk rasa menuntut pemakzulan Sudewo dari kursi Bupati Pati.
Sebelum menunaikan nazar ini, demikian Sutikno, dahulu sempat berencana merayakan pemakzulan Sudewo menggunakan petasan, namun rencana itu kandas setelah proses politik di DPRD Kabupaten Pati gagal.
"Hati kami senang tapi juga sedih karena Mas Botok masih ditahan, semoga segera bebas," ujarnya.
Koordinator AMPB Syaiful Huda sebelumnya mengungkap segera mengejar syukuran secara besar-besaran yang akan diikuti ribuan warga di Alun-alun Pati, atas penetapan tersangka okeh JPK terhadap Bupati Pati Sudewo, karena OTT ini bukan sekadar proses hukum biasa, melainkan jawaban atas doa dan harapan masyarakat Pati yang selama ini.
"Terima kasih kepada KPK yang telah mendengar aspirasi kami dan warga Pati pada umumnya , karena telah menangkap seorang bupati tentu bukan pekerjaan mudah dan ini menunjukkan KPK masih berdiri di barisan rakyat," tutur Syaiful Huda.
Sebagai bentuk pelaksanaan syukuran mendatang, lanjut Syaiful Huda, saat ini sedang dikoordinasikan dan dikonsolidasikan bersama jaringan masyarakat sipil lainnya, yakni kegiatan syukuran sebagai bentuk ungkapan syukur atas terkabulnya doa dan usaha warga Pati selama ini.
"Kira akan buat tumpengan besar dan jika perlu hiburan di alun-alun," Imbuhnya. (AS/E-4)
WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan pelayanan publik di Kabupaten Pati tetap berjalan lancar dan kondusif pasca- Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pati Sudewo.
PROSES pemeriksaan terhadap Bupati Pati setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dialihkan lokasinya ke Polres Kudus.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati Sudewo (SDW) sebagai tersangka kasus pemerasan dalam pengisian jabatan calon perangkat desa (caperdes).
KOMISi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kronologi penangkapan Bupati Pati Sudewo (SDW). Bupati Pati Sudewo itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan.
KETUA Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad merespons kasus Bupati Pati Sudewo yang menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
WAKIL Bupati Pati Risma Ardhi Chandra ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati Sudewo menjadi tersangka
PROSES pemeriksaan terhadap Bupati Pati setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dialihkan lokasinya ke Polres Kudus.
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yaitu Bupati Pati Sudewo (SDW), Kades Karangrowo Abdul Suyono (YON), Kades Arumanis Sumarjion (JION), dan Kades Sukorukun Karjan (JAN).
Kasus ini bermula ketika KPK melakukan OTT ketiga di tahun 2026 di Kabupaten Pati pada 19 Januari lalu yang menangkap Sudewo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved