Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

7 Orang yang Kena OTT KPK Bareng Bupati Pati Sudewo Akhirnya Diungkap

Andhika Prasetyo
20/1/2026 13:00
7 Orang yang Kena OTT KPK Bareng Bupati Pati Sudewo Akhirnya Diungkap
Bupati Pati Sudewo dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1).(Antara)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap identitas tujuh orang yang turut digiring ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, bersama Bupati Pati Sudewo. Delapan orang itu terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa ketujuh orang tersebut terdiri atas dua camat, tiga kepala desa, serta dua calon perangkat desa.

“Yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK terdiri dari dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Budi menambahkan, Sudewo bersama tujuh orang tersebut berstatus sebagai terduga pelaku tindak pidana korupsi, sehingga langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK. Seluruh pihak yang diamankan telah tiba di Gedung Merah Putih KPK dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Sebelumnya, KPK mencatat telah melakukan sejumlah operasi tangkap tangan sepanjang awal 2026. OTT pertama dilakukan pada 9–10 Januari 2026 dengan mengamankan delapan orang. Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkap bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, khususnya di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, untuk periode 2021-2026.

OTT kedua pada 2026 dikonfirmasi KPK pada 19 Januari 2026 dengan penangkapan Maidi, Wali Kota Kota Madiun, bersama 14 orang lainnya. Operasi tersebut terkait dugaan korupsi dalam proyek serta pengelolaan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR).

Pada hari yang sama, KPK juga mengonfirmasi OTT ketiga tahun 2026 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dalam OTT tersebut, Bupati Pati Sudewo turut diamankan terkait dugaan korupsi dalam proses pengisian jabatan perangkat desa di wilayah tersebut. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya