Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Corruption Watch (ICW) menyoroti intensitas Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam beberapa hari terakhir. Penindakan tersebut menjadi sorotan tajam lantaran turut menyeret oknum jaksa di sejumlah daerah.
Penindakan ini dinilai menjadi alarm serius bagi integritas aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Tanah Air.
“Harus dipastikan penanganan kasusnya bebas dari konflik kepentingan,” kata Peneliti ICW, Egi Primayogha, kepada Media Indonesia, Jumat (19/12).
Menanggapi OTT KPK yang melibatkan jaksa di Banten dan Kalimantan Selatan, Egi menilai fenomena penegak hukum yang justru terjaring operasi senyap menunjukkan adanya persoalan struktural yang belum tuntas. Menurutnya, sistem pengawasan internal di lembaga aparat penegak hukum masih memiliki celah besar.
Egi memperingatkan bahwa kondisi ini berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum apabila tidak direspons dengan langkah yang transparan dan tegas.
Terkait keputusan KPK yang menyerahkan penanganan perkara OTT jaksa di Banten kepada Kejaksaan Agung, Egi menegaskan pentingnya jaminan independensi serta akuntabilitas dalam proses hukum tersebut. “Harus bebas konflik kepentingan, jika tidak, kasusnya akan berjalan mandek,” ujar Egi.
ICW juga menekankan krusialnya pengawasan publik dan keterbukaan informasi dalam setiap tahapan penanganan perkara, terutama yang melibatkan sesama aparat.
Tanpa adanya pengawalan ketat dari masyarakat, ICW mengkhawatirkan upaya pembersihan internal lembaga penegak hukum dari praktik korupsi justru akan berhenti di tengah jalan. (Far/P-2)
KPK belum bisa merinci total nominal yang disita karena masih dalam proses verifikasi.
Hingga saat ini para pihak yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan intensif di Cilacap.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang ditangkap.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap ini.
Tim di lapangan juga membawa sejumlah pihak lainnya yang diduga terlibat dalam perkara ini.
KPK ungkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari patok fee proyek 10-15% dari total anggaran Rp91,13 Miliar di Dinas PUPRPKP.
integritas tidak muncul secara instan ketika seseorang memasuki lembaga penegak hukum.
Jaksa Muhammad Arfian sampaikan permohonan maaf ke Komisi III DPR RI terkait kesalahan tuntutan mati kasus Sea Dragon Batam. Simak tanggapan Habiburokhman.
Menko Yusril Ihza Mahendra meminta JPU tidak ajukan kasasi atas vonis bebas Delpedro Marhaen dkk. Yusril tegaskan aturan KUHAP baru dan hormati independensi hakim
Menanggapi rencana pihak Nadiem yang ingin melaporkan saksi Jumeri ke polisi, Boyamin menilai hal tersebut sebagai strategi untuk memengaruhi saksi-saksi lainnya.
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menangkap dua orang terduga pelaku penipuan dan perintangan penyidikan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (9/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved