Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Konflik PBNU, Cak Imin: Warga NU Sedih dan Prihatin

Akmal Fauzi
29/11/2025 23:27
Konflik PBNU, Cak Imin: Warga NU Sedih dan Prihatin
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar(Antara)

KETUA Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan keprihatinannya atas konflik yang tengah terjadi di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Menurutnya, dinamika tersebut memunculkan rasa sedih di kalangan warga NU karena menyangkut kepemimpinan organisasi.

“Kami prihatin ya ada peristiwa semacam ini. Kami prihatin,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin dikutip dari Antara, Sabtu (29/11). 

Ia menyebutkan, gejolak yang muncul di tubuh PBNU membuat banyak Nahdliyin mempertanyakan situasi yang terjadi.

“Saya yakin warga NU semuanya merasa sedih. Warga NU merasa ‘kok begini?’,” katanya.

Meski begitu, ia mengajak semua pihak untuk menunggu proses penyelesaian konflik secara internal.

Ketegangan di tubuh PBNU bermula dari terbitnya Risalah Harian Syuriyah yang meminta Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf untuk mengundurkan diri dalam waktu 3×24 jam.

Tak lama berselang, terbit Surat Edaran (SE) Nomor 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 yang menyatakan bahwa Yahya Cholil Staquf sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU sejak 26 November 2025. Surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Rais Aam PBNU Afifuddin Muhajir dan Katib PBNU Ahmad Tajul Mafakir.

Menanggapi hal tersebut, Yahya Cholil Staquf meminta polemik internal dalam kepengurusan organisasi itu yang mengarah pada pemberhentiannya sebagai ketua umum diselesaikan bersama dalam Muktamar NU.

Sementara itu, Katib PBNU Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan bahwa Gus Yahya memiliki ruang untuk mengajukan keberatan ke Majelis Tahkim PBNU.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik