Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, Muhammad Khozin, menegaskan bahwa meskipun pembahasan resmi revisi Undang-Undang Pemilu baru akan dilakukan pada 2026, proses penyerapan aspirasi publik sejatinya sudah berjalan.
“Sebetulnya proses itu sudah jalan ya. Publik bisa melihat dalam rapat-rapat di Komisi II, baik itu Raker, RDP, RDPU, bahkan di luar kantor parlemen kita juga mengadakan FGD terkait dengan mitigasi dan mendengarkan aspirasi dari tokoh, praktisi, akademisi, hingga NGO terkait kepemiluan kita,” kata Khozin di Gedung KPU RI, Jakarta, Kamis (2/10).
Ia menepis anggapan bahwa DPR tidak serius mengawal revisi UU Pemilu. Menurutnya, tahapan diskusi dan penyusunan masukan sudah digelar sebelum masuk ke pembahasan resmi.
“Jadi kalau ada stigma proses untuk revisi ini belum dilaksanakan, sebetulnya sudah jalan. Walaupun secara ofisial pembahasan dan penugasan di Komisi itu Insyaallah masih 2026, karena kita masih memfokuskan beberapa agenda prolegnas yang lain,” ujarnya.
Terkait koordinasi dengan Badan Legislasi (Baleg), Khozin menyebut DPR sudah mengambil keputusan awal.
“Secara prinsip, pimpinan sudah menyampaikan bahwa inisiasi dan pengusulan itu ada di Komisi II, tapi nanti untuk pembahasannya kemungkinan besar pansus, artinya lintas komisi. Karena memang produk hukum kepailitan kita sejauh ini kan selalunya dipansuskan,” jelasnya.
Sementara itu, mengenai usulan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) agar sistem pemilu menggunakan model proporsional tertutup, Khozin mengaku DPR sudah membahas dalam forum-forum diskusi.
“Dalam forum-forum FGD itu dibahas. Kita kan juga intens dengan Perludem, dengan NGO-NGO yang lain. Artinya sekarang ini ruangnya dibuka seluas-luasnya oleh DPR untuk merespons, untuk menampung masukan dari publik, baik itu NGO, akademisi, praktisi, bahkan dari teman-teman KPU-Bawaslu,” katanya.
Selain itu, Khozin mengusulkan sistem pemilu terbuka atau tertutup akan menjadi bahan pertimbangan resmi saat daftar inventarisasi masalah (DIM) disusun.
“Usulan terkait dengan afirmasi sistem apakah terbuka atau tertutup itu kita sambut baik. Artinya dalam ruang diskusi itu akan semakin memperkaya khazanah kita bahwa opsi-opsi itu tersedia dalam segala perspektif yang disampaikan masyarakat,” tutupnya. (P-4)
Langkah ini merupakan keberlanjutan dari upaya legislasi yang telah diinisiasi pada periode sebelumnya.
KOMISI II DPR RI memulai tahapan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) pada Januari 2026 yang dibagi dalam dua termin utama.
Tahapan awal pembahasan akan menitikberatkan pada penyerapan aspirasi publik secara luas.
PIDATO Presiden Prabowo Subianto mengirimkan sinyal yang jelas bahwa demokrasi itu jorok, messy, berbiaya mahal, dan hal lain sebagainya
Masih ada tarik-menarik antara pemerintah dan DPR tentang siapa yang akan menyusun dan mengusulkan rancangan Undang-Undang Pemilu.
Revisi UU Pemilu, pergeseran fokus dari sanksi pidana ke sanksi administratif yang dinilai lebih memberikan efek jera kepada peserta pemilu.
Dalam sistem pemilu proporsional terbuka, yang sudah diterapkan sebelumnya, menyebabkan banyak calon legislatif (caleg) rentan terhadap kepentingan politik uang.
Gagasan yang diusung sebagai solusi jalan tengah atas polemik sistem pemilu ini diperkenalkan dalam forum Tudang Sipulung di Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, Sabtu (25/10)
Salah satu usulan utama adalah penurunan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dari 4% menjadi 1%, serta penggunaan sistem pemilu campuran.
Pemilu serentak nasional terdiri atas pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, dan DPD RI.
Founder Sindikasi Pemilu dan Demokrasi, Dian Permata, mengusulkan adanya pemberlakuan parlemen threshold atau ambang batas parlemen khusus di daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved