Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menekankan bahwa penanganan aksi unjuk rasa, baik yang berlangsung saat ini maupun di masa mendatang, tidak boleh dilakukan dengan cara yang berlebihan.
Ia menegaskan, demonstrasi merupakan bagian dari hak asasi manusia karena di dalamnya terdapat mahasiswa, pelajar, masyarakat umum, hingga kelompok organisasi yang menyuarakan pendapat, pikiran, dan perasaan mereka.
“Penegakan hukum tidak boleh menggunakan pendekatan excessive use of force atau excessive use of power,” kata Pigai dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Pigai mendorong agar penegakan hukum terutama dari polisi terhadap demonstran yang benar-benar hanya menyampaikan aspirasi dilakukan melalui pendekatan yang lebih progresif dan bermartabat, seperti penerapan restorative justice atau keadilan restoratif.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak dasar bagi demonstran yang ditahan aparat. Hak beribadah, pelayanan kesehatan, hingga kebutuhan pokok lain yang melekat pada setiap individu harus tetap dijamin dan dipenuhi secara layak selama berada dalam tahanan kepolisian. (Ant/E-3)
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Komisi III DPR RI meluruskan berbagai narasi keliru soal KUHP baru, menegaskan pidana mati, pasal presiden, zina, hingga demo tetap dibatasi prinsip keadilan.
Revisi Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat terkait UMSK 2026 tidak menyelesaikan masalah mendasar.
Polri pastikan dua kerangka di Gedung ACC Kwitang adalah Reno dan Farhan. Hasil forensik: tewas akibat luka bakar tanpa tanda penganiayaan.
Presiden Ekuador Daniel Noboa selamat dari serangan massa yang melempari batu dan menembaki iring-iringan mobilnya di tengah aksi protes kenaikan harga BBM.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Jika selama ini praperadilan identik dengan pengujian sah atau tidaknya penangkapan dan penahanan, kini ruang lingkupnya menjangkau efektivitas penanganan laporan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved