Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI unjuk rasa yang digelar Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) di depan kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (18/2), berujung insiden. Dua petugas keamanan mengalami luka bakar.
Kedua korban berasal dari Morowali Security Service (MSS), yaitu I Made Andika Putra (23) dan Ahyar (29). I Made Andika Putra menderita luka bakar di bokong kanan dan kiri, kedua telapak tangan, serta pinggang.
Sementara Ahyar mengalami luka di telapak tangan kanan, punggung jari tangan kiri, dan lutut.
Kedua korban mendapat perawatan di Klinik 1 IMIP. Manajemen memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung perusahaan dan terus memantau kondisi mereka. Tim Satuan Khusus bersama Polsek Bahodopi juga mengawal penanganan insiden sesuai hukum yang berlaku.
Manajemen PT IMIP menyayangkan terjadinya kekerasan dalam aksi yang sebelumnya disampaikan sebagai unjuk rasa damai.
Perusahaan menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang, tetapi pelaksanaannya harus tetap menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Aksi tersebut dipicu oleh sejumlah tuntutan SBIMI terhadap manajemen PT KINRUI dan PT KXNI.
Tuntutan meliputi penghentian dugaan pungutan liar terkait Surat Izin Mengemudi Perusahaan (SIMPER), penolakan pengurangan poin kinerja dan pemotongan upah sepihak, pemenuhan makan dua kali bagi pekerja shift, serta pemberian tunjangan produksi.
SBIMI juga menuntut penghentian diskriminasi dan mutasi sepihak terhadap anggota serikat.
Selain itu, serikat menyoroti pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 26 karyawan Departemen Jetty Konstruksi, yang disebut sebagai bagian dari kebijakan efisiensi. Beberapa korban PHK merupakan pengurus aktif serikat.
Ketua SBIMI, Andi Ilham, menyatakan pihaknya belum memperoleh ruang dialog yang memadai untuk menyampaikan tuntutan.
“Terdapat ketidaksepahaman terkait penerapan norma Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta kebijakan ketenagakerjaan lainnya,” kata Ilham.
Menanggapi hal itu, PT IMIP bersama manajemen PT KINRUI dan PT KXNI menggelar pertemuan dengan SBIMI pada hari yang sama. Dalam pertemuan tersebut, manajemen menyatakan keputusan terkait 26 karyawan Departemen Jetty Konstruksi tetap berlaku.
HR Industrial Relations PT IMIP, Syafaruddin, mengatakan perusahaan memberi waktu 14 hari kepada karyawan terdampak untuk mengajukan solusi.
Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah mutasi atau penempatan di perusahaan lain dalam kawasan industri. Syafaruddin menegaskan, keputusan hasil pertemuan telah ditetapkan.
“Meski demikian, perusahaan tetap membuka ruang dialog lanjutan melalui mekanisme bipartit untuk membahas tuntutan lainnya,” tegas dalam siaran pers yang Media Indonesia terima di Palu, Kamis (19/2).
Perwakilan PT KINRUI dan PT KXNI juga menyatakan kesiapan membahas tuntutan melalui dialog bipartit. Jika tidak tercapai kesepakatan, para pihak dapat melanjutkan penyelesaian melalui mekanisme tripartit dengan mediator sesuai peraturan perundang-undangan.
PT IMIP menegaskan komitmennya menyelesaikan persoalan hubungan industrial melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme hukum yang berlaku, sambil memastikan keamanan dan keselamatan seluruh pekerja di kawasan industri. (H-3)
Wamenperin Faisol Riza mengajak PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendukung pengembangan dan pelibatan industri kecil menengah (IKM) dalam rantai pasok produksi.
Polres Morowali menetapkan dan menahan empat tersangka kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pemuda berinisial MR,19, di kawasan industri PT IMIP
Tidak ada satu pun aparat pemerintah, baik otoritas penerbangan, Bea Cukai, maupun Imigrasi yang dapat masuk dan melakukan pengawasan di area bandara tersebut.
Pertambangan nikel ilegal di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah pada 25 Oktober - 4 November 2025 ditindak.
Dalam peringatan yang digelar di Kantor DPC Demokrat Morowali, pengurus partai memberikan santunan kepada 200 janda, anak yatim, dan warga kurang mampu.
Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja, mengapresiasi dukungan media yang selama ini menyajikan pemberitaan akurat dan berimbang.
Hibah ini dijalankan melalui peran Yayasan IMIP Peduli dengan total investasi per unit incinerator sebesar US$1,5 juta atau hampir setara Rp24,6 miliar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved