Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang gelombang demonstrasi besar dan tekanan ekonomi yang kian berat.
Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Jumat waktu setempat, Khamenei menyerukan persatuan nasional dan menyebut aksi protes yang meluas di berbagai wilayah Iran sebagai bagian dari skenario asing untuk melemahkan stabilitas negara.
Ia bahkan menyebut demonstrasi tersebut sebagai “tindakan teror” dan memperingatkan bahwa negara tidak akan tinggal diam. Khamenei menegaskan aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang dianggap mengganggu ketertiban.
Secara terbuka, Khamenei menuding Amerika Serikat, khususnya Presiden Donald Trump, berada di balik gelombang unjuk rasa. Ia menilai para demonstran bertindak sebagai perpanjangan tangan kepentingan asing dan terlibat dalam perusakan fasilitas umum.
“Iran tidak akan mentoleransi siapa pun yang bertindak sebagai tentara bayaran bagi pihak asing,” ujar Khamenei, seperti dikutip Al Jazeera.
Pernyataan keras itu muncul di tengah meningkatnya tekanan dari Washington. Trump sebelumnya menyebut Iran berada dalam “masalah besar” dan kembali melontarkan ancaman jika situasi di negara tersebut terus memburuk.
Ancaman itu disampaikan seiring beredarnya video protes antipemerintah di berbagai kota Iran, yang direspons otoritas dengan pemutusan akses internet sejak Kamis. Pemadaman jaringan berlanjut hingga Jumat, disertai gangguan layanan telepon dan pembatalan sejumlah penerbangan internasional.
Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengambil nada berbeda. Ia menyerukan pengendalian diri dan meminta aparat negara mendengarkan keluhan masyarakat. Namun, suara dari lingkaran kekuasaan menegaskan pemerintah tidak akan bersikap lunak, terutama karena aksi protes dituding mendapat dukungan pihak asing.
Gelombang demonstrasi dipicu oleh tekanan ekonomi yang semakin berat, terutama setelah nilai tukar rial Iran anjlok tajam. Protes bermula dari para pedagang di Teheran yang terdampak langsung pelemahan mata uang, sebelum meluas ke berbagai kota lain. (Z-10)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington telah mulai mengambil langkah-langkah untuk menguasai Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik dengan Iran.
Usai aksi besar 28 Maret, gerakan No Kings menyiapkan langkah lanjutan lewat agenda nasional. Simak rencana berikutnya dan catat tanggal pentingnya.
FASILITAS gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan selama perang Iran Amerika Serikat dan Israel, di tengah perubahan sikap Presiden AS Donald Trump
EKSKALASI perang Iran, Amerika Serikat, dan Israel di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel, Selasa (24/3).
Ayatullah Ali Hosseini Khameinei telah terbukti wafat. Serangan 28 Februari 2026 oleh aliansi Amerika Serikat – Israel memang telah dipelajari berbulan-bulan untuk membunuh tokoh kunci Iran
Ia menilai kondisi kemanusiaan menunjukkan perbaikan seiring derasnya bantuan yang mulai masuk ke wilayah konflik.
Menlu Iran pastikan Pemimpin Tertinggi baru dalam kondisi sehat. Di sisi lain, IRGC bersumpah terus incar Benjamin Netanyahu di tengah ketidakpastian nasibnya.
PEMIMPIN tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei pertama kalinya menyampaikan pernyataan kepada publik sejak menjabat. Ia akan membalas serangan dan menutup Selat Hormuz
Konflik Timur Tengah eskalasi! AS dan Israel luncurkan serangan udara ke Iran saat Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi gantikan ayahnya.
Presiden Pezeshkian dan seluruh kekuatan militer Iran resmi bersumpah setia kepada Pemimpin Tertinggi baru, Mojtaba Khamenei, guna memperkuat persatuan melawan agresi.
Kenali profil Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei yang kini menjadi Pemimpin Tertinggi Iran. Simak rekam jejak, pengaruh di IRGC, dan kontroversinya.
DITUNJUKNYA Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menarik perhatian global tidak hanya karena implikasi geopolitiknya, tetapi terungkapnya jaringan kerajaan properti global
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved