Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Narkotika Nasional (BNN) bersama Komando Daerah Militer (Kodam) Tanjung Pura, Kalimantan Barat mengungkap kasus peredaran narkoba jaringan Malaysia di wilayah Tanjung Pura. Pelaku mengedarkan narkoba dengan modus baru yaitu menggunakan drone.
"Yang terakhir yang kita tangkap di wilayah timur ini malahan di situ drone yang digunakan mereka menjatuhkan di titik koordinat yang sudah ditentukan dan kemungkinan akan diambil, itu dugaan kuat kami seperti itu," kata Komandan Korem 121 Tanjungpura/Alambhana Wanawwai Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Luqman Arief dalam konferensi pers di Gedung BNN RI, Jakarta Selatan, Kamis, 26 September 2024.
Namun, Luqman menyebut saat petugas menunggu di lokasi penurunan barang bukti pakai drone, tak ada pelaku yang datang. Sehingga, aparat TNI AD di lokasi berhasil menyita barang haram tersebut.
Luqman menyebut pola ini terbilang baru. Sebelumnya, pelaku disebut menggunakan drone hanya untuk mengintai jalan-jalan tikus. Sehingga, aman selama mereka akan melintas.
Baca juga : Napi Kendalikan Peredaran Narkoba dari Lapas, Perputaran Uang Capai Rp2,1 Triliun
Luqman melanjutkan dalam pengungkapan ini disita barang bukti narkoba berjenis ekstasi dan sabu di wilayah Jagoi Babang. Menurut Luqman, memang wilayah perbatasan menjadi strategi pengedar dalam mengedarkan barang haram tersebut.
"Karena memang perbatasan kita ada dua, Timur dan Barat. Dari Barat ini, mulai dari Temacu, Jagoi Babang itu yang digunakan oleh mereka dan biasa di situ mereka membawa lebih dari 10 kg, 15 kg, terakhir 35 kg kita gagalkan," ungkapnya.
Kemudian, Luqman menyebut para pelaku memecah strategi dengan skala-skala kecil. Meski demikian, pihaknya tetap bisa mendeteksi dengan informasi dari masyarakat dan kerja sama dengan BNN.
Baca juga : Polres Sidoarjo Ringkus Pengedar Sabu Jaringan Asia, 30 Kilo Sabu Diamankan
Pengedaran barang bukti narkoba ini terungkap oleh Kodam XII/Tanjungpura pada Kamis, 29 Agustus 2024. Sebanyak 550,4 gram sabu dan 9.062 butir ekstasi disita.
Di samping itu, seorang tersangka berinisial U alias Umar diringkus. Tersangka dan seluruh barang bukti diserahkan kepada BNN guna proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut.
"(Peran) Yang bersangkutan (tersangka) ini menjemput barang sendiri dan membawa barang sendiri sekalian dia mengedarkan langsung. Kemungkinan ada seperti itu," beber Luqman.
Baca juga : Polisi Dalami Keterkaitan Fredy Pratama dengan Buronan Thailand Chaowalit
Luqman menegaskan TNI berkomitmen terus bekerja sama dengan Kepolisian, BNN dan seluruh warga, khususnya di wilayah perbatasan. Dengan harapan bisa menggagalkan barang haram masuk ke Indonesia lewat wilayah perbatasan.
"Kita sudah menyatakan perang melawan narkoba, tidak ada tawar-tawar. Harga mati," tegas dia.
Pelaksana Harian (Plh) Deputi Pemberantasan BNN RI Brigjen Sabaruddin Ginting menambahkan wilayah perbatasan memang menjadi salah satu tantangan dalam pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia. Terlebih, barang haram dikemas kecil-kecil dan dibawa masuk ke Indonesia lewat wilayah perbatasan dari negara tetangga menggunakan drone.
Meski demikian, Sabaruddin memastikan pihaknya akan melakukan langkah-langkah antisipasi atas adanya modus baru tersebut. Dia memastikan BNN akan terus bekerja sama dengan TNI dan aparat negara lainnya dalam memberantas narkoba.
"Apapun model cara yang mereka lakukan untuk mengedarkan ini, yang pada gilirannya merusak generasi muda kita," ujar Sabaruddin. (Z-9)
POLRES Tanjungbalai membongkar jaringan peredaran kokain di wilayah pesisir Sumatra Utara yang melibatkan dua orang nelayan. Polisi menyita lebih dari 3 kilogram kokain.
SATUAN Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu seberat 50 Kilogram.
Jaksa ungkap kronologi lengkap peredaran narkoba di Rutan Salemba yang melibatkan Ammar Zoni Cs, dari aplikasi rahasia hingga penggerebekan di sel
Pernyataan Meity muncul setelah publik diguncang kasus artis Ammar Zoni yang kembali tersandung narkoba.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti kasus terpidana Ammar Zoni yang kepergok mengedarkan narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat.
Pihaknya berkomitmen menciptakan Rutan yang bersih dari barang terlarang dan kondusif bagi pembinaan warga binaan Rutan Kelas I Medan.
BNN berhasil menangkap Dewi Astutik alias Mami, buronan narkotika internasional, di Kamboja. Simak kronologi penangkapan dan peranannya dalam jaringan narkoba
BNN mengungkap peran besar Dewi Astutik dalam jejaring narkoba internasional Golden Triangle dan keterkaitannya dengan Fredy Pratama. Dewi ditangkap di Kamboja
Kronologi lengkap penangkapan Dewi Astutik, buronan internasional kasus dua ton sabu. BNN dan BAIS TNI menangkap pelaku di Kamboja melalui operasi gabungan lintas negara.
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
POLISI berhasil menggagalkan peredaran narkoba berupa hampir setengah ton sabu di tiga daerah di Sumatra Utara (Sumut) dalam waktu delapan bulan.
KANWIL Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY bersama Polda DIY berhasil mengungkap tindak pidana narkotika jenis sabu jaringan narkoba internasional Malaysia-Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved