Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kronologi Penangkapan Dewi Astutik, Buron Gembong Narkoba di Kamboja

Akmal Fauzi
02/12/2025 21:37
Kronologi Penangkapan Dewi Astutik, Buron Gembong Narkoba di Kamboja
Penangkapan Dewi Astutik di Kamboja(Istimewa)

BADAN Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menangkap Dewi Astutik alias Mami, pelaku utama penyelundupan dua ton sabu jaringan internasional Golden Triangle. Buronan kelas internasional yang juga dicari aparat Korea Selatan itu ditangkap di Sihanoukville, Kamboja.

Dewi Astutik dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (2/12) sore. Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa operasi penangkapan dilakukan melalui kerja sama erat dengan kepolisian setempat di Kamboja

"Operasi ini mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan RI di Kamboja dan BAIS TNI yang berperan penting dalam pemetaan pergerakan lintas negara serta koordinasi regional," kata Suyudi Ario Seto dikutip dari Antara, Selasa (2/12). 

Kronologi Penangkapan Dewi Astutik

1. Informasi Intelijen Masuk (17 November 2025)

BNN menerima informasi intelijen mengenai pergerakan Dewi Astutik pada 17 November 2025. Informasi tersebut ditindaklanjuti oleh Kedeputian Berantas serta Kedeputian Hukum dan Kerja Sama BNN.

“Begitu informasi intelijen masuk, kami langsung bergerak karena setiap jam menentukan posisi target,” kata Suyudi. BNN kemudian mengeluarkan surat perintah pemberangkatan tim ke Kamboja pada 25 November 2025.

Sebagai tindak lanjut, BNN menerbitkan surat perintah pemberangkatan tim ke Kamboja pada 25 November 2025.

2. Tim BNN Tiba di Phnom Penh (30 November 2025)

Tim Operasi tiba di Phnom Penh pada 30 November 2025 dan segera membangun koordinasi dengan Kepolisian Kamboja, BAIS perwakilan Kamboja, Interpol Polri, KBRI, dan berbagai otoritas terkait.

3. Penangkapan di Sihanoukville (1 Desember 2025)

Penangkapan dilakukan saat Dewi sedang dalam perjalanan menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville, Senin (1/12). Operasi berlangsung cepat dan tanpa perlawanan. Setelah ditangkap, Dewi langsung dipindahkan ke Phnom Penh untuk proses interogasi dan verifikasi identitas sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Suyudi menyampaikan bahwa Dewi akan menjalani pemeriksaan intensif untuk menelusuri aliran pendanaan, logistik, serta pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan narkotika internasional tersebut.

Profil dan Jejaring Narkotika Dewi Astutik

Dewi Astutik dikenal sebagai aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu yang digagalkan pada Mei 2025, serta terlibat dalam sejumlah kasus besar pada 2024 terkait jaringan Golden Crescent.

Di bawah kendalinya, jaringan tersebut beroperasi dalam pengambilan dan distribusi berbagai jenis narkotika, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, yang menyasar wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara.

"BNN menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti pada penangkapan, tetapi akan berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisir," kata dia. (Ant/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik