Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Suami Kaget Dewi Astutik Terlibat Sindikat Narkoba: Jarang Kirim Uang, Dikira Kerja Jadi TKW

Akmal Fauzi
03/12/2025 21:46
Suami Kaget Dewi Astutik Terlibat Sindikat Narkoba: Jarang Kirim Uang, Dikira Kerja Jadi TKW
Gembong narkoba Dewi Astutik ditangkap di Kamboja(Istimewa)

KELUARGA Dewi Astutik, gembong narkoba jaringan internasional yang ditangkap BNN di Kamboja, mengaku terkejut dan hanya bisa pasrah setelah mengetahui kabar penangkapan tersebut dari pemberitaan media.

Sarno, 51, suami Dewi, mengatakan sama sekali tidak memiliki firasat terkait dugaan keterlibatan istrinya dalam jaringan narkoba berskala besar. Selama ini, ia mengenal Dewi, yang memiliki nama asli Paryatin, sebagai pekerja migran yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di luar negeri.

"Keluarga syok, tidak mengira. Katanya baik-baik kerjanya. Begitu lihat fotonya di media, saya kaget. Saya pasrah, tapi ya gimana lagi," ujar Sarno dikutip dari Antara, Rabu (3/12). 

Sarno menuturkan, istrinya pertama kali berangkat ke luar negeri pada 2013 dan pulang ke Indonesia satu dekade kemudian, pada 2023. Selama setahun di rumah, Paryatin sempat berjualan nasi bungkus sebelum kembali berangkat ke luar negeri pada 2024. Kepada keluarga, ia mengaku kembali untuk menemui majikan lamanya.

"Itu sempat mengasih kabar awal-awal berangkat 2024. Tanya kabar anak-anak sebulan sekali," kata dia.

Ia menegaskan tak pernah mengetahui apa pun soal dugaan keterlibatan istrinya dalam jaringan narkoba internasional. Selama bertahun-tahun bekerja di luar negeri, Dewi bahkan jarang mengirim uang kepada keluarga.

"Tahunya kerja sebagai TKW, pembantu rumah tangga. Soal itu (narkoba) saya tidak tahu. Saya cuma bisa pasrah," ujarnya.

Dewi Astutik alias Paryatin ditangkap aparat di Kamboja dan langsung diterbangkan ke Indonesia untuk diproses lebih lanjut oleh otoritas terkait. Penangkapan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian pengungkapan kasus narkoba internasional oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dewi diduga terlibat dalam penyelundupan sabu seberat 2 ton yang digagalkan BNN di perairan Riau, Batam, pada 26 Mei 2025. Ia juga diketahui menggunakan identitas adiknya untuk menjalankan aktivitasnya di luar negeri. Dewi merupakan warga Dusun Sumber Agung, Desa/Kecamatan Balong, Ponorogo. (Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik