Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Martin Tumbelaka, mendesak aparat penegak hukum untuk membongkar jaringan narkoba internasional hingga ke akar usai penangkapan gembong narkoba Dewi Astutik alias Mami. Dewi ditangkap BNN RI dan Bais TNI dengan dukungan Kepolisian Kamboja.
Menurut Martin, Dewi memegang peran strategis dalam sindikat besar yang menghubungkan pemasok dari kawasan Golden Triangle, jalur pergerakan dari Golden Crescent, hingga jejaring distribusi narkoba ke Asia Timur dan Asia Tenggara.
"Jangan berhenti pada satu nama. Penangkapan ini harus dipakai untuk menarik benang panjang: siapa pemasoknya, siapa operator logistiknya, siapa pencucian dananya, dan siapa pelindungnya. Itu semua harus terungkap,” kata Martin dikutip dari Antara, Rabu (3/12).
Ia menegaskan bahwa pemerintah perlu meningkatkan kemampuan analisis intelijen mengingat pola pergerakan jaringan narkoba kini semakin adaptif. Keterlibatan Dewi dengan jaringan Fredy Pratama, kata Martin, menunjukkan bahwa berbagai sindikat narkoba kini saling beririsan dan menopang satu sama lain. Karena itu, pembongkaran jaringan harus dilakukan secara paralel dan menyeluruh.
“Ini bukan gerombolan kecil. Penegakan hukum harus memutus seluruh simpulnya, termasuk aliran dana internasional yang menopang operasi mereka,” kata Martin.
Martin menambahkan bahwa keberhasilan menangkap Dewi Astutik harus menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan narkotika nasional.
“Pesan utamanya jelas, negara hadir, negara mengejar, dan negara tidak takut menghadapi kartel internasional,” kata dia.
Sebelumnya, BNN bersama tim gabungan Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI berhasil menangkap Dewi Astutik, penyelundup dua ton sabu yang terhubung dengan jaringan Golden Triangle, Senin (1/12). Dewi, yang juga menjadi buronan aparat Korea Selatan, dibekuk di wilayah Sihanoukville, Kamboja.
Setelah diamankan, Dewi langsung dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa (2/12) untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Ant/P-4)
Tony Mokbel, gembong narkoba legendaris Australia, resmi bebas setelah jaksa membatalkan persidangan ulang. Kasusnya runtuh akibat skandal pengkhianatan pengacara.
Keluarga mengungkap kehidupan sederhana Dewi Astutik yang pernah berjualan nasi bungkus sebelum ditangkap BNN sebagai gembong narkoba
Suami Dewi Astutik syok mengetahui istrinya ditangkap di Kamboja karena kasus sabu 2 ton. Keluarga mengira Dewi bekerja sebagai TKW
Kini nama Fredy Pratama hilang di daftar red notice Interpol.
Listyo menekankan jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan jajaran Polda wilayah tak pernah berhenti menangkap jaringan Fredy Pratama.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved