Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) sangat menghargai jiwa besar Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang siap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto. Ia menyampaikan tentang pentingnya arti sebuah keberlanjutan dalam menggapai sebuah cita-cita bersama.
Menurut Jokowi, konsep keberlanjutan bukan sekadar meneruskan, juga bukan business as usual, melainkan kesamaan arah, kesamaan koridor yang ditempuh untuk menggapai tujuan cita-cita bersama.
"Saya sering menyampaikan, jika diibaratkan berganti pemimpin itu silakan. Berganti pemimpin itu seperti berganti gaya. Mungkin hari ini bisa bergaya dangdut, ke depan pemimpin berikut bisa bergaya jazz, bisa bergaya rock, bisa bergaya koplo, keroncong, RnB dan lain-lain. Tapi lagu yang dimainkan sama. Tujuannya sama," kata Jokowi saat membuka Kongres ke-III Partai Nasional Demokrat (NasDem), di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (25/8/2024).
Baca juga : Jokowi akan Undang Semua Pimpinan Parpol ke Istana
Oleh karena itu, kata Jokowi, dia merasa senang mendengar kalimat yang disampaikan Surya Paloh, dan Partai NasDem yang menyatakan akan mendukung penuh pemerintahan ke depan, di bawah kepimpinan Prabowo Subianto.
"Saya sangat menghargai jiwa besar Bapak Surya Paloh, jiwa besar Partai NasDem yang walaupun tidak ikut mencalonkan tapi tetap mendukung penuh dan mengawal penuh keberlanjutan kebijakan pembangunan dan keberlanjutan pemerintahan," kata Jokowi.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Dharma Paloh mengatakan di Kongres ke-III Partai NasDem, dia menyatakan Nasdem ingin menghantarkan dan taat pada komitmennya untuk memberikan dukungan sepenuhnya terhadap penyelesaian masa dan jabatan Presiden Jokowi yang akan berakhir sampai tanggal 20 Oktober 2024.
Baca juga : Anies Baswedan: NasDem, PKB, dan PKS Masih Berjuang Bersama
NasDem juga telah memposisikan sebagai partai yang berada dalam Pemerintahan Presiden baru Jenderal TNI Purnawirawan Prabowo Subianto
"Kita berharap tentunya pemahaman dan pemikiran inter-independensi yang selama ini memang dipegang kokoh dan teguh tetap harus terjaga," kata Surya.
NasDem berupaya untuk mempertahankan dignity dan integritas dirinya bukan sebagai partai yang pemberat bagi pemerintah yang didukungnya, melainkan menjadi peringan beban bagi pemerintah.
"Bukan permasalahan kursi jabatan menteri yang diharapkan partai ini, kita menghargai itu semua. Tapi penghargaan kita adalah ketika ide pemikiran kita di dengar dan apalagi jika itu mampu kita jalankan. Itu yang diperjuangkan Partai NasDem," kata Surya.
Surya menegaskan, di akhir masa bakti jabatannya, Presiden Jokowi akan tetap menjadi sahabat NasDem. "Kita mengharapkan agar baktinya tetap berlanjut untuk kepentingan bangsa dan negeri ini," kata Surya. (Try/P-3)
Menurut Dhani, komposer kerap tak mendapatkan haknya.
PAKAR Politik, Ray Rangkuti menganalisis operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel.
Faktor utama justru datang dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sosok Presiden Prabowo.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi membagikan momen bersama Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh
Prabowo juga menyambut dengan senyuman dan sempat mengepalkan tangan.
Istana telah siap menyelenggarakan Upacara HUT ke-80 RI. Peringatan hari kemerdekaan itu diharapkan menjadi momentum mengenang jasa pahlawan.
Proses pemakaman sesuai dengan agama kepercayaan almarhum, yakni Hindu. Pelaksanaan menyesuaikan dengan keadaan di Jakarta.
The old soldier never dies, they just fade away. Kalimat yang terasa tepat menggambarkan sosok Mayor Jenderal (Purn) I Gusti Kompyang Manila
Prosesi penghormatan terakhir dan persemayaman itu dilakukan di Aula Akademi Bela Negara Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.18 WIB.
IGK Manila yang merupakan Gubernur ABN NasDem meninggal dunia pada Senin (18/8) di RS Bunda, Jakarta Pusat.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi membagikan momen bersama Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka sudah berjalan baik.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved