Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju, besok. Hal ini dikonfirmasi oleh sumber di pemerintahan.
"Pagi (pukul) 9 (reshuffle)," ujar sumber di pemerintahan, hari ini.
Namun, sumber tersebut masih enggan memberkan nama-nama yang bakal dilantik. Berdasarkan sumber yang beredar di kalangan wartawan Kepresidenan, ada sejumlah menteri yang akan dilantik.
Baca juga : Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Diantaranya, Supratman Andi Atgas dilantik sebagai Menkumham menggantikan Yasonna Laoli, Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri ESDM menggantikan Arifin Tasrif, dan Rosan Roeslani dilantik sebagai Menteri Investasi menggantikan posisi Bahlil.
Selain menteri, ada dua kepala badan yang bakal dilantik Jokowi. Dua kepala badan tersebut, diantaranya Dadan sebagai Kepala Badan Gizi dan Rahmat sebagai Kepala Badan Pangan.
Sumber di pemerintahan sempat dimintai konfirmasi ihwal nama-nama di atas. Namun, ia belum menyakini semua nama itu yang akan dilantik.(Bob/P-2)
Persoalan ini bukan sekadar masalah personal, melainkan pertaruhan nama baik institusi negara.
Dugaan penerimaan fasilitas dari pihak swasta oleh pejabat publik merupakan pelanggaran etika serius yang mencederai kepercayaan rakyat.
Kedudukan Polri saat ini merupakan hasil keputusan politik hukum yang telah final.
Kepolisian merupakan unsur utama dalam pembentukan negara modern.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kerap menjadi pihak yang disorot publik ketika terjadi kelambatan penanganan barang.
Potensi kembalinya ribuan anggota polisi dari jabatan sipil justru tidak akan menjadi beban organisasi.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia bersama pejabat teras partainya telah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari ini.
Hasan Nasbi mengungkapkan, Kabinet Merah Putih yang berada di bawah kemudi Presiden Prabowo Subianto cukup solid dan kompak.
Hensa menegaskan menteri yang kerap memicu kegaduhan publik dan gagal menjalin hubungan baik dengan pemangku kepentingan berpotensi diganti.
Selain mengikuti langkah dan irama Presiden Prabowo, dia juga berharap agar para menteri dapat menunjukkan kinerja yang lebih produktif.
Rocky Gerung mengatakan bahwa momentum 27 tahun Reformasi bukan sekadar untuk diperingati, melainkan untuk diulangi dalam konteks perombakan struktur politik dan ekonomi Indonesia.
Pernyataan tersebut merespons kemungkinan rencana Partai NasDem akan mengisi kursi Kabinet Merah Putih yang kosong apabila terdapat rencana perubahan susunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved