Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem memberikan surat rekomendasi bakal calon kepala daerah untuk 18 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Sabtu (1/6).
Rekomendasi Partai NasDem diserahkan langsung Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem Willy Aditya kepada para bakal calon, di NasDem Tower, Jakarta.
Penyerahan disaksikan Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPP Rusdi Masse, sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulsel.
Baca juga : Ini Beberapa Nama yang Mungkin Diusung NasDem di Pilkada Jawa Barat
“Kami memberikan rekomendasi kepada mereka yang sudah dilakukan kajian dan pendalaman, bagi yang belum ya kita menunggu. Keputusan politik yang diberikan Partai NasDem adalah sebuah keputusan politik yang rasional bagaimana probability kemenangan menjadi preferensi dalam pengambilan keputusan,” kata Willy.
Surat rekomendasi ditandatangani Ketua Bappilu DPP Nasdem, Prananda Surya Paloh dan Sekretaris Bappilu DPP Nasdem, Willy Aditya.
Dalam daftar bakal calon untuk 16 daerah di Sulsel, terdapat sejumlah kader NasDem yang diusung sebagai calon untuk pemilihan bupati dan pemilihan wali kota. Di antaranya Sekretaris DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif, yang ditugaskan sebagai bakal calon bupati Sidrap.
Baca juga : NasDem Tegaskan akan Usung Calon Terbaik untuk Pilkada 2024
"Yang diterima ini bersifat surat rekomendasi, ada yang berupa paket atau berpasangan, ada juga yang baru satu nama," ungkap Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse.
Rusdi optimistis NasDem di Sulsel akan mengikuti jejak kemenangan di pemilu legislatif (pileg) 2024 pada Pilkada November mendatang.
“Apa yang diputuskan oleh DPP ini adalah kader kader yang punya perjuangan untuk kepentingan orang banyak. Kami sangat yakin akan menjadi pemenang di 18 daerah ini,” tandasnya.
Baca juga : NasDem dan Dua Partai Klaim Menang Pilkada di Tujuh Daerah Sulsel
Berikut ini daftar bakal calon kepala daerah penerima rekomendasi dari DPP Partai NasDem di Sulsel:
1. Gubernur Prov. SULSEL Andi Sudirman Sulaiman & Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi (NasDem)
2. Bupati Kabupaten Bantaeng : Ilham Syah Azikin (NasDem) & Nurkanita Maruddani
Baca juga : Pembangunan Inklusif dan Isu Kelompok Marjinal Jadi Fokus Para Bacagub di 3 Provinsi
3. Bupati Kabupaten Pinrang : H. Andi Irwan Hamid (NasDem) & Sulaiman Budi
4. Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (SIDRAP) : Syaharuddin Alrif (NasDem) & Nurkana'ah
5. Bupati Kabupaten Enrekang : Muhammad Yusuf Ritangga (NasDem) & Andi Tenri Liwang La Tinro
6. Bupati Kabupaten Luwu Timur : Irwan Bachri Syam (NasDem) & Dra. Hj. Usmawati Husler
7. Bupati Kabupaten Luwu : Andi Muhammad Arham Basmin (NasDem) & Rahmat
8. Bupati Kabupaten Kabupaten Kepulauan Selayar : H. Ady Ansar (NasDem)
9. Bupati Kabupaten Barru : Hj. Ulfah Nurul Huda (NasDem) & Mudassir Hasri Gani
10. Walikota Parepare : Tasming Hamid (NasDem)
11. Bupati Kabupaten Sinjai : Muzayyin Arif & Andi Ikhsan Hamid (NasDem)
12. Bupati Kabupaten Maros : H. Andi S Chaidir Syam & Hj. Suhartina Bohari
13. Bupati Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan : Muhammad Yusran Lalogau (NasDem) & Drs Abdurrahman Assegaf
14. Bupati Kabupaten Takalar : Mohammad Firdaus Daeng Manye
15. Walikota Kabupaten Palopo : Farid Kasim Judas (NasDem)
16. Bupati Kabupaten Jeneponto : Paris Yasir & Islam Iskandar
17. Bupati Kabupaten Bulukumba : Arum Spink (NasDem)
18. Kabupaten Wajo : Andi Rosman (NasDem) & dr Baso Rahmanuddin
(ykb/P-5)
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsungĀ bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
BALAI Gakkum Kehutanan melaksanakan operasi penindakan perambahan atau illegal logging di kawasan hutan produksi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Makassar. BPBD mengevakuasi warga dan mengaktifkan sistem peringatan dini untuk mencegah dampak lebih luas.
UNTUK mempermudah akses masyarakat, Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyediakan 120 titik layanan penukaran uang Lebaran 2026 di 24 kabupaten/kota.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menggunakan jet pribadi milik Oesman Sapta Odang ke Takalar, Sulawesi Selatan. KPK berharap klarifikasi sukarela untuk memastikan tidak ada unsur gratifikasi.
BMKG Palembang peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Sumsel & Banyuasin pada 18-21 Februari 2026. Simak risiko pelayarannya.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved