Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN riset yang dilakukan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Parlemen Kita ternyata keterwakilan kelompok muda dan perempuan yang akan duduk di kursi parlemen di Senayan masih minim. Hal itu disebabkan beratnya kompetisi politik yang harus dihadapi untuk mendapatkan kursi dalam sistem proporsional terbuka.
Dalam laporan yang CSIS dan Parlemen Kita disebutkan pula bahwa lawan politik yang dihadapi kalangan calon anggota parlemen muda dan perempuan sangat kuat. Lawan politik yang dihadapi mayoritas berasal dari inkumben dan anggota DPR yang memiliki hubungan keluarga atau kerabat dekat dengan dinasti politik.
“Laporan ini menunjukkan masih rendahnya representasi anggota DPR yang berusia di bawah 40 tahun dibandingkan data populasi pemilih yang berusia di bawah 40 tahun. Politisi muda masih kesulitan untuk bisa menembus Senayan karena masih tingginya dinasti politik. Lebih dari setengah dari jumlah anggota DPR muda yang terpilih (50 87 orang) memiliki hubungan dengan dinasti politik atau sebesar 57,5 persen dari total dinasti politik,” jelas penulis riset tersebut, Arya Fernandes, dikutip Minggu (19/5).
Baca juga : KPU Tekankan Komitmen Parpol Perhatikan Keterwakilan Perempuan
Dalam data yang dihimpun CSIS dan Parlemen Kita, disebutkan beberapa anggota DPR yang terpilih di usia muda dan sampai saat ini masih membangun jenjang karir politik di Pemilu 2024. Misalnya seperti politisi dari Golkar Ferdiansyah, politisi dari PKB Marwan Jafar, politisi PKS M. Nasir Djamil, politisi PDIP Ahmad Basarah, serta politisi Demokrat Teuku Riefky Harsya.
Meski begitu, dalam Pemilu 2024 menunjukkan komposisi anggota DPR terpilih yang berusia muda (di bawah 40 tahun) masih dan belum mewakili jumlah populasi berusia muda, yang bila mengacu pada data BPS (2022) mencapai 40 persen.
Sedangkan, pada Pemilu 2024 hanya sebesar 15 persen anggota DPR terpilih yang berusia di bawah 40 tahun. Angka tersebut turun dibandingkan pemilu sebelumnya yang mencapai 16 persen.
Baca juga : Keterwakilan Perempuan di DPR RI Meningkat Tipis
“Sementara bila dilihat dari rentang 6 kali pemilu sejak 1999, jumlah anggota DPR berusia di bawah 40 tahun paling tinggi terjadi pada Pemilu 2009 yang mencapai 23,2 persen,” terang Arya.
Setelah menerapkan sistem proporsional terbuka hampir 25 tahun, Arya menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terutama efektivitas sistem tersebut untuk meningkatkan keterwakilan politik anak muda dan perempuan, serta meningkatkan representasi politik antara wakil rakyat dan konstituen.
“Perlunya adanya kemauan politik elit untuk mendorong peningkatan keterwakilan politisi muda, perempuan serta politisi yang berasal dari orang-orang biasa untuk dapat mencalonkan diri dan terpilih dalam pemilihan umum,” kata Arya.
Sistem pemilu perlu memastikan agar terjadi keseimbangan dan kesetaraan politik di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat, sehingga anggota DPR yang terpilih, paling tidak mendekati dari karakter populasi. (Z-6)
Jika sejak muda menjaga pola hidup sehat, metabolisme dan jaringan dalam tubuh masih akan terjaga baik sampai usia tua.
Faktor risiko penyakit jantung pada populasi dewasa muda sama dengan mereka yang berusia lebih tua, yaitu obesitas, merokok, diabetes atau kadar gula darah tinggi,
Pikun sering terjadi saat bertambahnya usia, kondisi ini ditandai dengan mengalami kehilangan daya ingat terhadap peristiwa yang terjadi.
Ia juga mengatakan banyak skill yang terasah selama mengikuti kegiatan itu, termasuk skill berkomunikasi hingga melatih kepercayaan diri berbicara di hadapan publik.
Mereka hadir dalam simulasi konferensi bukan sebagai diri sendiri, melainkan wakil negara dan lembaga.
Melalui proyek eco enzyme, Green Rangers ingin mengingatkan bahwa ada limbah yang bisa diolah untuk menjadi lebih bermanfaat bagi lingkungan dan perekonomian.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi dan UMKM.
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved