Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM sejarah pemilihan umum (Pemilu), Indonesia sudah menyelenggaran 13 kali pemilu. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpendapat, sebagai bangsa yang sudah belasan kali menyelenggarakan pemilu, harusnya kualitas pemilu di Indonesia lebih baik, berkualitas, dan beradab.
“Pemilu hanya lima tahun sekali, momentum yang sangat tepat dan strategis bagi seluruh anak bangsa ini untuk melakukan evaluasi sekaligus koreksi, terlebih kita sudah menjalankan pemilu berulang kali,” seru Surya Paloh dalam orasinya pada Konsolidasi Akbar Partai NasDem di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (6/2).
Menurutnya, pemilu tidak seharusnya mencekam, membuat was-was, bahkan menebar ketakutan.
Baca juga : Surya Paloh Ajak Masyarakat Ikut Awasi Pemiu, tak Boleh ada Intervensi
"Jika iya (mencekam, membuat was-wasdan menebar ketakutan), maka ada yang salah dalam sistem dan demokrasi Indonesia," ungkap Surya.
Dia pun mempertanyan, untuk apa demokrasi, kalau kebebasan berpendapat ditentang dan diintimidasi,
"Untuk apa demokrasi? Padahal persatuan bangsa ini, di atas kepentingan pemilu itu sendiri,” tukas Surya.
Baca juga : Surya Paloh Ajak Masyarakat Kawal Demokrasi di Pemilu 2024
Karena kegiatan digelar di Parepare, kota kelahiran Presiden RI ke-3, BJ Habibie, pendiri Partai NasDem itu, lalu mengirim pesan agar sikap kesatria dan gentleman hadir di Indonesia.
Surya Paloh lagi-lagi melontarkan pertanyaan, apakah tata negara saat ini sudah benar atau menyeleweng?
“Kalau itu salah, cepat-cepat perbaiki itu, kembali ke jalan sirotol mustaqim (lurus). Itu yang kita harapkan karena kita cinta pada bangsa ini. Jangan posisikan kita disini, kalian disana. Yang tidak sepakat, kalian musuh. Itu berbahaya, itu yang kita tidak mau,” terangnya.
Baca juga : Surya Paloh Tegaskan Demokrasi Lebih Penting dari Menang Kalah
Atas dasar itulah, dengan melihat kompleksitas masalah bangsa Indonesia, NasDem berkayakinan salah satu solusinya adalah perlu pemimpin yang terbaik dari figur-figur yang baik. Lewat hasil kontemplasi, NasDem menemukan jawabannya, yaitu Anies Baswedan sebaagai pemimpin Indonesia berikutnya.
“Kita tidak mengatakan calon yang lain tidak baik, tidak, tidak. Calonnya ada tiga, apa ketiganya kita pilih? Saudaraku, konstitusi hanya mengatakan kita pilih satu. Yang terbaik dari yang baik-baik adalah Anies Baswedan,” tandas Paloh.
Sebelum memulai orasi, Surya Paloh bangga dengan Sulawesi Selatan khususnya Kota Parepare yang sangat menginginkan perubahan. Masyarakat sudah hadir menanti Surya Paloh dan Anies Baswedan sejak pagi hari. Bahkan, keduanya kesulitan menembus ramainya masyarakat yang membuat kemacetan menuju lokasi, saking banyaknya warga yang hadir.
Baca juga : TKN Sepakat dengan Surya Paloh soal Imbauan Jangan Saling Bermusuhan
“Calon Presiden kita masih terjebak macet tinggal 1,5km lagi. Naik mobil tidak bisa, jalan kakipun begitu padat. Artinya apa? Memang harapan dan desakan untuk melakukan perubahan di negeri ini begitu luar biasa," pungkasnya.
Pada kesempatan itu, turut hadir Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi F Taslim, Wabendum DPP NasDem Fatmawati Rusdi, Ketua DPP Willy Aditya. Tampak juga Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Massa Mappasessu, Sekretaris Syaharuddin Alrif, Wakil Ketua DPW Mustaqim Musma dan fungsionaris DPW NasDem Sulsel lainnya. (Z-5)
Baca juga : Surya Paloh: Bila Praktik Ketatanegaraan Sedang Menyeleweng, Segera Kembali ke Shirathal Mustaqim
KEMARIN, Partai NasDem genap berusia 14 tahun. Dalam tiga kali kesertaan di pemilu presiden dan legislatif, NasDem terus bergerak maju secara elektoral
Lili Romli berharap partai yang kalah diharapkan mengambil posisi sebagai partai oposisi agar mekanisme check and balances berjalan.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tentang konsistensi ucapan dan perbuatan merupakan bentuk sindiran.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersikap bijaksana dengan menyatakan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh meminta para kadernya untuk menjadi teladan di tengah masyarakat, keteladanan dibutuhkan menghadapi tantangan politik dan kehidupan kebangsaan.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan partainya berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved