Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak ambil pusing dengan ketidakhadiran Presiden Joko Widodo pada perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-51 PDIP di Jakarta, Rabu (10/1).
Politisi PDIP Chico Hakim mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, ada atau tidak ada Jokowi, PDIP tetaplah partai besar. Partai berlambang banteng itu, tegasnya, bisa menjadi partai terbesar saat ini bukan karena satu atau dua tokoh saja.
"Kita biasa saja. Begini, seperti diketahui PDI Perjuangan ini hari lahir yang ke-51. PDIP bukan lahir karena salah satu tokoh atau dua tokoh saja, apalagi tokoh yg baru bergabung sekian puluh tahun dan lain-lain," ujar Chico di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Gantikan Jokowi di HUT PDIP, Wapres: Terpaksa Saya Harus Hadir
Ia menjelaskan perayaan hari jadi kali ini digelar sederhana dan lebih mengutamakan kebersamaan dengan rakyat. Sehingga tidak menjadi masalah Jokowi tidak hadir.
"Tidak masalah karena kita sampaikan tadi kalau kita menghormati apa yang telah menjadi agenda Presiden Jokowi untuk bangsa dan negara ini dan itu yang lebih tinggi daripada segalanya," ucapnya.
Baca juga: HUT ke-51 PDIP Usung Tema Satyam Eva Jayate, Ini Artinya
Sebagaimana diketahui, bertepatan dengan HUT ke-51 PDIP, Jokowi sedang berada di Filipina melakukan kunjungan kenegaraan. Di sana, ia bertemua dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr. (Z-11)
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperluas jangkauan distribusi bantuan bagi para korban
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dinamika pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum memasuki fase baru menyusul mencuatnya perdebatan mengenai syarat pembentukan fraksi di DPR.
Partai politik yang melenggang ke Senayan harus memiliki keterwakilan yang utuh di setiap pos kerja DPR.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved