Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden nomor urut dua Prabowo Subianto mengklaim bahwa prestasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sangat jelas di bawah kepemimpinannya.
Hal itu merespons penilaian buruk prestasinya di Kemenhan dari capres nomor urut satu Anies Baswedan dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo.
Baca juga : Debat Ketiga: Anies dan Ganjar Kuasai Materi, Prabowo Penuh Emosi
"Saya kira prestasi Kemenhan sangat jelas di bawah kepemimpinan saya, industri pertahanan kita, dalam negeri mendapat kontrak paling besar selama sejarah Republik Indonesia, mendekati 11 billion USD,” ujar Prabowo usai debat capres ketiga, Minggu (7/1).
Baca juga : Pengamat Sebut Semua Capres Masih Belum Singgung Isu Terkini
Kemudian, Prabowo mengaku industri pertahanan juga mulai mendapat laba yang juga terbesar hingga bangun 25 rumah sakit di seluruh Indonesia dalam kurun waktu masa kepemimpinannya.
“Kemudian kita bangun 4 fakultas di bidang sains, teknologi, engineering, matematika, fisika, kimia, biologi. Kita terobos, punya terobosan-terobosan di bidang air, juga di bidang perbenihan, kemudian juga nanti di inovasi pemukiman murah untuk rakyat kita. Jadi banyak prestasi kita,” ungkapnya. (Z-8)
Presiden Prabowo Subianto menggelar buka puasa bersama ormas Islam dan pimpinan ponpes di Istana hari ini (5/3).
Presiden Prabowo Subianto undang ulama, pimpinan ormas Islam, dan tokoh pesantren untuk buka puasa bersama di Istana Jakarta, Kamis (5/3).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan laporan kepada Presiden mencakup kondisi pasokan energi hingga harga bahan pokok.
Menlu Sugiono sampaikan belasungkawa resmi Presiden Prabowo atas wafatnya Ali Khamenei kepada Dubes Iran.
MANTAN Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan memperhitungkan posisi Indonesia dalam keanggotaan Board of Peace atau BOP
PRESIDEN Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah tokoh lintas generasi dan pimpinan partai politik di Istana Jakarta, Selasa (3/3).
PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) kembali masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.
Setelah melalui serangkaian persidangan sengketa informasi,Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi resmi menerima salinan dokumen ijazah mantan Presiden Jokowi tanpa sensor dari KPU.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved