Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR RI Puan Maharani bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/9). Pertemuan dengan Jokowi digelar sehari setelah Puan bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra Jokowi.
Puan tiba di Istana sekitar pukul 11.00 WIB dan disambut oleh Presiden Jokowi. Puan pun menyatakan ia berbincang mengenai berbagai hal dengan Presiden Jokowi dalam pertemuannya hari ini.
"Obrolannya seru. Kami membicarakan berbagai hal, termasuk agenda KTT ASEAN yang akan berlangsung besok di mana Indonesia sebagai tuan rumah," ungkap Puan.
Baca juga : Puan Maharani Segera Temui Surya Paloh
Pertemuan Jokowi dan Puan berlangsung sekitar 1,5 jam. Dalam foto yang diunggah di IG @puanmaharaniri, Jokowi dan Puan tampak berbincang akrab di salah satu sudut Istana.
Bersama Jokowi, Puan juga membicarakan mengenai perkembangan terakhir yang tengah terjadi. “Tadi kita juga berbincang tentang situasi kebangsaan yang ada saat ini. Ada banyak hal yang saya dan Pak Presiden diskusikan,” kata mantan Menko PMK tersebut.
Baca juga : Gibran Tolak Dipasangkan dengan Ganjar, Jawaban untuk Puan Maharani
Pertemuan Puan dan Jokowi sendiri hanya berselang sehari setelah cucu Bung Karno itu bertemu Gibran di Solo kemarin, Minggu (3/9). Gibran mendampingi Puan dalam agenda kunjungan kerjanya di Solo Raya akhir pekan lalu. Momen pertemuan dengan Gibran diunggah Puan di media sosialnya.
"Di Solo sebutannya "ngiras" artinya makan di tempat favorit. Pagi ini pilihannya ke Soto Gading sama Mas Wali @Gibran_rakabumingraka. Kayaknya kita lagi serius ya, padahal kita lagi bahas mendingan makan soto ayam apa soto daging," tulis Puan dalam postingannya.
Usai sarapan bersama, Puan dan Gibran terlihat satu mobil menuju lokasi peresmian Sanggar Inklusi Kinasih Wijaya. Puan lalu menceritakan isi obrolannya dengan Gibran saat bermobil bersama menuju Sanggar Inklusi Kinasih Wijaya yang berada di wilayah tetangga Kota Solo.
“Tadi sempat satu mobil dengan mas Wali Gibran. Ini tempatmu ya? Oh nggak bu, ini sudah Kabupaten Sukoharjo. Bergerak sedikit saja sudah beda daerah, hebat," sebut Puan.
Ketika peresmian sanggar, Puan dan Gibran tampak duduk bersebelahan diapit oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan anggota Komisi II DPR RI Johan Budi. (Z-4)
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Profil lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo. Simak rekam jejak karier Panglima TNI ke-16, pemikiran Proxy War, hingga peran di gerakan KAMI.
Relawan Jokowi mengklaim Presiden Jokowi telah memaafkan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Polisi diminta mempertimbangkan pencabutan status tersangka.
Agenda pemanggilan ini juga berkaitan dengan penyesuaian regulasi hukum terbaru yang berlaku di Indonesia.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
TIM Hukum DPP PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan telah mendapat informasi bahwa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto sudah ditarget agar masuk penjara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved