Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Amanat Nasional (PAN) terus berkomitmen untuk mencerdaskan bangsa Indonesia dengan melalui aksi konkret oleh para kader. Salah satunya, partai berlambang matahari ini mendidik para generasi muda untuk menjadi sosok pemimpin Indonesia di masa depan.
PAN melalui Calon Anggota Legislatif DPR RI PAN Dapil DI Yogyakarta, Sri Purnomo mengatakan PAN sangat fokus dalam memberdayakan milenial atau generasi muda. Hal itu dikarenakan PAN menyadari anak muda bangsa merupakan generasi penerus bangsa.
"Sebagai generasi muda tidak perlu takut bermimpi menjadi pemimpin meskipun di keluarga kita tidak pernah ada yang pernah menjadi pemimpin," kata Purnomo.
Baca juga: Deklarasi Prabowo di Munasprok Berbuntut Laporan Bawaslu
PAN juga memiliki sayap partai yang diberi nama Barisan Penegak Amanat Nasional (BM PAN) yang memiliki peran besar untuk mengembangkan potensi anak muda. Dalam sayap ini, PAN telah menghadirkan berbagai program yang mendorong generasi muda menjadi lebih maju dari sebelumnya.
Diketahui, program tersebut diberi nama Anak Muda Magang di PAN (MAPAN) untuk melahirkan generasi bangsa sebagai pemimpin masa depan. Melalui program ini, ada banyak manfaat yang didapat seperti meningkatkan keterampilan berpikir dan melatih kepercayaan diri bagi anak muda.
Baca juga: PKB Minta Golkar dan PAN Manut Piagam Sentul tentang Penentuan Cawapres
Lebih lanjut, Purnomo menambahkan PAN mendidik generasi muda tanpa melihat latar belakang. Tentu ini sesuai dengan perubahan partai yang menjadi terbuka (inklusif) tanpa membeda-bedakan jenis golongan.
"Terdidik menjadi pemimpin itu melalui banyak hal mulai dari yang paling kecil ditunjuk sebagai ketua kelas di sekolah, hingga menjadi ketua di organisasi di masa kuliah dan remaja. Jadi tidak hanya orang yang lahir dari keluarga pemimpin saja yang bisa menjadi pemimpin," ungkap Purnomo.
"Tetap percaya, bahwa kerja keras dan usaha yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang manis suatu saat nanti," pungkas Purnomo. (Z-7)
BPIP dan UMY menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Pembinaan Ideologi Pancasila
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
PP GP Ansor menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang melarang kepemilikan akun media sosial (medsos) dan platform digital
Elvine mengajak para mahasiswa memahami bahwa ketangguhan mental merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang ketika memasuki dunia kerja.
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
Kehadiran generasi muda dengan literasi teknologi tinggi dipandang sebagai faktor penentu daya saing industri nasional.
Banyak pemimpin yang terkadang merasa ragu terhadap kemampuan diri sendiri, terutama ketika harus menghadapi keputusan yang sulit dan bekerja sama dengan rekan kerja.
JCI Batavia menawarkan kapasitas pemimpin muda Indonesia yang siap berkontribusi dan memberikan solusi.
PERKUMPULAN untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan wacana pilkada melalui DPRD yang didorong oleh elite politik.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Di tengah kompleksitas tantangan bangsa, kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun pemerintahan yang modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved