Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMPUS memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter. Kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan, tetapi juga oleh ekosistem intelektual yang hidup melalui interaksi dan kompetisi yang sehat.
Hal itu disampaikan Sudirman Said, dalam acara rangkaian Seri Kajian Ramadan “Ramadan on Campus” dalam diskusi bertema “Menghadapi Krisis Ketangguhan: Membangun Ketahanan Mental di Tempat Kerja”. Tampil sebagai nara sumber utama Founder Mental Hub Indonesia dan juga psikiater, Elvine Gunawan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kampus Mataram, Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal, Jawa Tengah.
“Kampus tidak hanya menjadi tempat transfer pengetahuan. Kita ingin kampus ini juga menjadi ruang penguatan spirit, motivasi, kreativitas, dan sportivitas bagi para mahasiswa.,” ujar Sudirman Said, melalui keterangan resmi, dikutip Kamis (5/3/2026).
Sudirman Said percaya literasi yang didukung dengan interaksi dan kompetisi akan menjadi jalan bagi kemajuan.
“Interaksi melahirkan inspirasi dan memacu kreativitas, sementara kompetisi akan mendorong inovasi sekaligus melatih sportivitas,” jelas Sudiman Said, yang juga mantan Menteri ESDM itu.
Elvine mengajak para mahasiswa memahami bahwa ketangguhan mental merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang ketika memasuki dunia kerja. Kesehatan mental bukan sekadar tidak adanya gangguan psikologis, tetapi kondisi ketika seseorang mampu mengenali potensi dirinya, mengelola tekanan hidup, bekerja secara produktif, serta berkontribusi bagi lingkungannya.
“Secara sederhana, kesehatan mental adalah kemampuan seseorang untuk menyadari potensinya, menghadapi tekanan hidup secara normal, bekerja dengan produktif, dan memberi kontribusi kepada komunitasnya,” terang Elvine.
Elvine menuturkan tekanan hidup atau stres sebenarnya merupakan bagian alami dari kehidupan manusia. Otak kita sudah didesain Tuhan untuk mampu mencari jalan keluar ketika menghadapi masalah. Karena itu kita perlu hidup dengan tingkat stres yang normal.
“Stres tidak selalu buruk, justru bisa menjadi mekanisme adaptasi yang membantu kita bertahan dan berkembang,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan bahwa ketika menghadapi tekanan hidup, manusia akan melalui proses adaptasi yang menentukan apakah seseorang mampu tumbuh atau justru mengalami kesulitan. Dalam konteks dunia kerja, kemampuan coping mechanism atau strategi menghadapi masalah menjadi salah satu kunci utama agar seseorang mampu tetap produktif dan menjaga kesehatan mentalnya.
“Manusia sering kali memandang hubungan dengan Tuhan secara terlalu transaksional. Kita sering terlalu transaksional dengan Tuhan melalui doa. Padahal secara harfiah manusia memang diciptakan untuk bertahan hidup, salah satunya melalui bekerja dan berusaha,” jelas Elvine.
Ia juga menyoroti bahwa ketangguhan manusia sebenarnya sudah mulai terbentuk sejak sangat awal dalam kehidupan. Resiliensi manusia bahkan dimulai sejak masih di dalam perut ibu.
“Karena itu jika sebuah negara ingin memperbaiki kualitas sumber daya manusia, maka investasi terbaik adalah pada ibu hamil dengan memberikan fasilitas dan dukungan yang baik,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh sivitas akademika Universitas Harkat Negeri, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta masyarakat umum yang tertarik dengan isu kesehatan mental.
Melalui program Ramadan on Campus, Universitas Harkat Negeri berharap dapat menghadirkan ruang dialog yang memperkaya wawasan publik sekaligus membangun generasi muda yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk dinamika dunia kerja di masa depan. (H-2)
BPIP dan UMY menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Pembinaan Ideologi Pancasila
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
PP GP Ansor menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang melarang kepemilikan akun media sosial (medsos) dan platform digital
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
Kehadiran generasi muda dengan literasi teknologi tinggi dipandang sebagai faktor penentu daya saing industri nasional.
Dalam pertemuan yang diikuti sejumlah tokoh seperti Sudirman Said dan Feri Amsari, para tokoh sepakat bahwa Indonesia tengah menghadapi krisis kepemimpinan sistemik.
Duong menekankan pentingnya memperbaiki model pendidikan tenaga kesehatan dan perawatan yang ada saat ini
Kejaksaan Agung memeriksa mantan Menteri ESDM Sudirman Said sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) tahun 2008–2015.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Sudirman Said menyebut seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, melainkan juga oleh kemampuan menyelesaikan masalah secara nyata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved