Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Ramadan on Campus, Sudirman Said Sebut Kampus Miliki Peran Penting Bangun Generasi Muda

Supardji Rasban
05/3/2026 16:31
Ramadan on Campus, Sudirman Said Sebut Kampus Miliki Peran Penting Bangun Generasi Muda
Founder Mental Hub Indonesia dan juga psikiater, Elvine Gunawan (berdiri pegang mik), saat presentasi.(Dok Humas UHN)

KAMPUS memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter. Kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan, tetapi juga oleh ekosistem intelektual yang hidup melalui interaksi dan kompetisi yang sehat.

Hal itu disampaikan Sudirman Said, dalam acara rangkaian Seri Kajian Ramadan “Ramadan on Campus” dalam diskusi bertema “Menghadapi Krisis Ketangguhan: Membangun Ketahanan Mental di Tempat Kerja”. Tampil sebagai nara sumber utama Founder Mental Hub Indonesia dan juga psikiater, Elvine Gunawan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kampus Mataram, Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal, Jawa Tengah.

“Kampus tidak hanya menjadi tempat transfer pengetahuan. Kita ingin kampus ini juga menjadi ruang penguatan spirit, motivasi, kreativitas, dan sportivitas bagi para mahasiswa.,” ujar Sudirman Said, melalui keterangan resmi, dikutip Kamis (5/3/2026).

Sudirman Said percaya literasi yang didukung dengan interaksi dan kompetisi akan menjadi jalan bagi kemajuan. 

“Interaksi melahirkan inspirasi dan memacu kreativitas, sementara kompetisi akan mendorong inovasi sekaligus melatih sportivitas,” jelas Sudiman Said, yang juga mantan Menteri ESDM itu.

Elvine mengajak para mahasiswa memahami bahwa ketangguhan mental merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang ketika memasuki dunia kerja. Kesehatan mental bukan sekadar tidak adanya gangguan psikologis, tetapi kondisi ketika seseorang mampu mengenali potensi dirinya, mengelola tekanan hidup, bekerja secara produktif, serta berkontribusi bagi lingkungannya.

“Secara sederhana, kesehatan mental adalah kemampuan seseorang untuk menyadari potensinya, menghadapi tekanan hidup secara normal, bekerja dengan produktif, dan memberi kontribusi kepada komunitasnya,” terang Elvine.

Elvine menuturkan tekanan hidup atau stres sebenarnya merupakan bagian alami dari kehidupan manusia. Otak kita sudah didesain Tuhan untuk mampu mencari jalan keluar ketika menghadapi masalah. Karena itu kita perlu hidup dengan tingkat stres yang normal. 

“Stres tidak selalu buruk, justru bisa menjadi mekanisme adaptasi yang membantu kita bertahan dan berkembang,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan bahwa ketika menghadapi tekanan hidup, manusia akan melalui proses adaptasi yang menentukan apakah seseorang mampu tumbuh atau justru mengalami kesulitan. Dalam konteks dunia kerja, kemampuan coping mechanism atau strategi menghadapi masalah menjadi salah satu kunci utama agar seseorang mampu tetap produktif dan menjaga kesehatan mentalnya.

“Manusia sering kali memandang hubungan dengan Tuhan secara terlalu transaksional. Kita sering terlalu transaksional dengan Tuhan melalui doa. Padahal secara harfiah manusia memang diciptakan untuk bertahan hidup, salah satunya melalui bekerja dan berusaha,” jelas Elvine.

Ia juga menyoroti bahwa ketangguhan manusia sebenarnya sudah mulai terbentuk sejak sangat awal dalam kehidupan. Resiliensi manusia bahkan dimulai sejak masih di dalam perut ibu. 

“Karena itu jika sebuah negara ingin memperbaiki kualitas sumber daya manusia, maka investasi terbaik adalah pada ibu hamil dengan memberikan fasilitas dan dukungan yang baik,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh sivitas akademika Universitas Harkat Negeri, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta masyarakat umum yang tertarik dengan isu kesehatan mental.

Melalui program Ramadan on Campus, Universitas Harkat Negeri berharap dapat menghadirkan ruang dialog yang memperkaya wawasan publik sekaligus membangun generasi muda yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk dinamika dunia kerja di masa depan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya