Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia (Polri) sedang melakukan proses persiapan pengamanan agenda internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN yang akan berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9-11 Mei 2023. Demikian ditegaskan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho di Jakarta, Jumat, (7/4).
Sandi pun mengungkapkan Polri akan mengadopsi proses pengamanan KTT G20 di Bali beberapa waktu lalu.
“(Pengamanan) sedang dipersiapkan dengan mempedomani success story pengamanan G20,” kata Sandi.
Baca juga: ASEAN Ajak Negara Nuklir Teken Perjanjian Zona Bebas Nuklir SEANWFZ
Namun begitu Sandi belum merinci secara detail kesiapan apa saja yang tengah dilakukan oleh aparat Polri. Namun, dirinya menegaskan jika dalam setiap kesempatan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengingatkan agar kesiapan pengamanan KTT ASEAN 2023 menjadi perhatian.
Saat serah terima jabatan sejumlah pejabat utama Mabes Polri bersama tujuh Kapolda di Rupatama Mabes Polri, Jumat (31/3/2023) lalu, Kapolri telah menyampaikan amanat agar jajarannya fokus dan ekstra perhatian pada beberapa agenda nasional dan internasional. “Agar dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujar Sandi menirukan amanat Kapolri.
Baca juga: Sukseskan Keketuaan ASEAN 2023, Kominfo Pantau Akses Telekomunikasi
Agenda nasional terdekat yang dimaksudkan Kapolri di antaranya adalah Idulfitri 2023 yang diperkirakan 123,8 juta orang melakukan perjalanan pada libur Lebaran. Kemudian agenda internasional KTT ASEAN 2023.
Untuk diketahui, pada KTT G20 di Bali November 2022, Polri melaksanakan Operasi Puri Agung, yang menjadi ikhtiar pengamanan standar internasional Korps Bhayangkara tersebut.
Ada lebih dari 13 ribu personel Polri dilibatkan dalam pengamanan KTT G20. Dalam operasi tersebut Polri melibatkan tiga Polda, yakni Polda Bali, Polda Nusa Tenggara Barat, dan Polda Jawa Timur.
Dalam pengamanan KTT G20, Polri menggunakan teknologi terkini, yakni Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan face recognition. Teknologi tersebut digunakan memaksimalkan upaya mendeteksi orang-orang yang berada dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Meski dilengkapi dengan teknologi face recognition, Polri tetap melakukan pemeriksaan secara ketat kepada orang-orang yang keluar masuk Bali.
Selain itu, yang menarik selama KTT G20, dalam pelaksanaan Operasi Puri Agung juga didukung dengan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional. Ratusan kendaraan listrik secara khusus dikirim dari Jakarta ke Bali.
Indonesia terus mendapatkan kepercayaan dari dunia internasional. Pada 2023 ini, semenjak 1 Januari, Indonesia pun resmi menyandang sebagai Ketua ASEAN. (RO/Z-7)
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved