Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI persoalan hukum yang melanda sejumlah anggota Polri mewarnai berita nasional selama tahun lalu. Tentu hal tersebut berdampak pada kepercayaan publik terhadap Polri dan komitmen Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Namun, sejumlah kalangan meyakini bahwa Kapolri masih tetap memiliki komitmen dalam mengusung semangat transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
"Saya rasa sejak awal menjabat, Jenderal Sigit sangat terlihat memiliki keinginan keras untuk memperbaiki institusi Polri secara menyeluruh dengan melakukan setapak demi setapak perubahan untuk mewujudkan Polri yang Presisi dengan memaksimalkan fungsi pokok yang melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Ini langsung mendapat respons baik sehingga publik memberikan dukungan dan kepercayaan sangat tinggi kepada Kapolri dan Polri secara institusi," ujar Ketua Umum Dewan Eksekutif Nasional Rampai Nusantara, Mardiansyah, dalam keterangan tertulis, Minggu (8/1).
Melewati pertengahan 2022 sampai menjelang akhir tahun lalu diakui Mardiansyah ada beberapa peristiwa hukum cukup besar yang menarik perhatian publik karena melibatkan petinggi Polri dan ini membuat kepercayaan publik pun merosot tajam. Syukurnya, Kapolri segera mengambil langkah cepat untuk membenahi institusinya yang sedang mendapat hantaman gelombang besar. Semua anggota yang melakukan pelanggaran, baik secara etik maupun pidana, langsung diproses dan tidak sedikit yang mendapat sanksi PTDH.
"Ujian berat menerpa Kapolri dan Polri ketika peristiwa hukum melibatkan petinggi Polri. Namun harus kita akui langkah cepat Kapolri dalam mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengatasi persoalan ini berhasil membuat publik kembali percaya bahwa Polri tetap profesional dan mampu mengemban tugas sebagai pengayom masyarakat dan penegakan hukum," tutur Mardiansyah yang juga aktivis 98.
Rampai Nusantara sangat optimistis Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo dapat melakukan reformasi yang berkelanjutan walau banyak ujian datang menghantam. Pihaknya meyakini Sigit akan mampu mengatasi semua itu dengan sangat baik dan Polri ke depan akan semakin kuat dan maju. Harus kita akui juga secara menyeluruh di tahun lalu Polri berhasil menjaga situasi kondisi di seluruh wilayah Indonesia aman dan kondusif.
"Kami sangat optimistis Jenderal Sigit akan mampu mengatasi berbagai persoalan yang datang. Dengan langkah kebijakan yang diambil oleh Kapolri, kami pun meyakini Polri akan semakin baik, profesional, dan tentu berpihak pada kepentingan masyarakan, baik secara kamtibnas maupun rasa keadilan yang diberikan dalam persoalan hukum yang terjadi di tengah masyarakat," paparnya.
Pihaknya pun mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan tinggi kepada Kapolri beserta seluruh anggotanya yang berhasil menjaga Nusantara tetap aman dan kondusif sepanjang tahun lalu. Semoga Polri akan terus meningkatkan performa anggotanya sehingga kepercayaan publik pun kembali diraih dengan tinggi. "Tentu akan banyak juga gangguan dan cobaan yang datang baik kepada Kapolri dan Polri secara institusi tetapi yakinlah itu tidak akan berarti apa-apa ketika Polri selalu berniat baik dengan mengedepankan kepentingan rakyat atau masyarakat secara menyeluruh. Maju terus Jenderal Sigit dan jika hal baik itu yang terus dilakukan tentu kami semua akan selalu memberikan dukungan dan kepercayaan penuh," tandas Mardiansyah. (OL-14)
Prabowo siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri Listyo Sigit saat peresmian SPPG Polri dan apresiasi peran MBG.
Kapolri perintahkan pengejaran pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Papua Selatan. Identitas pelaku disebut sudah dikantongi.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku penembakan berasal dari dua kelompok yang berbasis di Yahukimo.
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved