Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja mengemukakan peran perempuan dalam mengawal demokrasi dan Pemilu di Indonesia sangat penting.
Pasalnya, perempuan Indonesia telah membuktikan peran dan tanggungjawab dalam pengawasan pemilu sejak 2018 hingga 2020.
Baca juga: Wapres: Pemerintah Bakal Lebih Tegas Hadapi Kekerasan di Papua
"Perempuan tangguh se-Indonesia, yang mengawasi pemilu dari tahun 2018 pilkada, 2019 pemilu, dan 2020 pilkada ditengah pandemi. Ini beban besar buat kita semua," ungkap Bagja saat berbicara di acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu, Jakarta, Selasa, (20/12).
Para perempuan Indonesia telah mempersiapkan diri untuk bekerja membangun demokrasi di republik ini. "Telah terbukti pada 2018, 2019 dan 2020," tegasnya.
Namun, Bagja menilai masih banyak yang belum mengerti arti perempuan dengan pemilu. Padahal, kata Bagja, pemilu sudah di depan mata dan hubungan perempuan dengan pemilu itu sangat erat.
Jika pemilih salah memilih pemimpinnya, maka keadaan bangsa ini terhadap perempuan akan bermasalah.
"Maka, maju dan benarnya demokrasi suatu bangsa terletak pada bahu perempuan juga, bukan hanya laki-laki," tutur Bagja.
Selain itu, Bagja menerangkan perempuan adalah penanggungjawab terhadap semua sendi kehidupan demokrasi bangsa. Untuk itu, ia mengatakan perempuan punya peran serta dalam mengawal jalannya pesta demokrasi pada Pemilu 2024.
"Inilah PR kita kedepan buat perempuan tangguh se-Indonesia yang mengawasi pemilu di republik ini. Kesetiaan perempuan, kejujuran perempuan lebih tinggi. Itu membuktikan perempuan mempunyai kepercayaan yang tinggi," ungkapnya.
Maka, Bagja menggaet pemilih pemula perempuan jadi pekerjaan rumah sama-sama penyelenggara.
Penyelenggara juga perlu memahami bahwa pentingnya hak dan kewajiban perempuan serta mengerti bahwa ke depan pembangunan perempuan di dalam pemilu itu sangat penting.
"Itu inti pemilu kita, itu inti hubungan perempuan dan pemilu," tandasnya. (OL-6)
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved